<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101</id><updated>2011-07-08T20:31:34.487+07:00</updated><category term='budaya positif'/><category term='install'/><category term='wirausaha'/><category term='potensi diri'/><category term='pola pikir'/><category term='kepercayaan'/><category term='cara pandang'/><category term='relationship'/><category term='penghasilan'/><category term='sukses'/><category term='upah'/><category term='relasi'/><category term='parasetamol'/><category term='obat'/><category term='berpikir sederhana'/><category term='kencing manis'/><category term='gula'/><category term='sikap hati'/><category term='mengucap syukur'/><category term='time management'/><category term='menghargai orang lain'/><category term='penurun panas'/><category term='soda'/><category term='iman'/><category term='rasa malu'/><category term='berubah'/><category term='tips'/><category term='kepiting'/><category term='marah'/><category term='paulus winarto'/><category term='akibat'/><category term='kegagalan'/><category term='kasih Allah'/><category term='usaha'/><category term='kata-kata kasar'/><category term='benih'/><category term='manfaat'/><category term='training'/><category term='makanan'/><category term='diabetes'/><category term='motivasi'/><category term='gaya'/><category term='purpose driven life'/><category term='terbaik'/><category term='idealisme'/><category term='jaringan'/><category term='etika'/><category term='disiplin'/><category term='botol'/><category term='kepemimpinan'/><category term='teh manis'/><category term='penabur'/><category term='tutur kata'/><category term='pekerjaan'/><category term='berkat'/><category term='kredibilitas'/><category term='moral'/><category term='masalah kehidupan'/><category term='rick warren'/><category term='tawaran'/><category term='jabatan'/><category term='dendam'/><category term='demam'/><category term='emosi'/><category term='rasa sakit'/><category term='pengalaman kerja'/><category term='arti hidup'/><category term='tempo'/><category term='buka topeng'/><category term='empowering words'/><category term='kesempatan'/><category term='network'/><category term='gelas'/><category term='promosi'/><category term='manikmati hidup'/><category term='menerima diri sendiri'/><category term='prioritas'/><category term='menunggu'/><category term='wise'/><category term='kebenaran'/><category term='rapat'/><category term='bubur'/><category term='IT'/><category term='quote'/><category term='Tuhan'/><category term='tugas'/><category term='enterpreneur'/><category term='sakit hati'/><category term='sayng'/><category term='pasir'/><category term='teman'/><category term='permen'/><category term='masalah'/><category term='download'/><category term='besar'/><category term='lingkungan kerja'/><category term='pelayanan'/><category term='makna kehidupan'/><category term='waktu'/><category term='impian'/><category term='Managemen waktu'/><category term='berkat Tuhan'/><category term='karir'/><category term='minat'/><category term='gorengan'/><category term='pelatihan'/><category term='asin'/><category term='sahabat'/><category term='kesabaran'/><category term='get succes'/><category term='makna pekerjaan'/><category term='nasi'/><category term='cemilan'/><category term='sarana ibadah'/><category term='hubungan'/><category term='ilmu'/><category term='rasa takut'/><category term='pemikiran'/><category term='batu'/><category term='menikmati hidup'/><category term='positive thinking'/><category term='penyampaian'/><category term='Presentasi'/><category term='kata-kata baik'/><category term='kebahagiaan'/><category term='topeng'/><category term='garam'/><category term='target'/><category term='kebijkasanaan'/><category term='penantian'/><category term='cinta'/><category term='meeting'/><category term='damai'/><category term='sikap hidup'/><category term='kasih'/><category term='rencana'/><category term='pengembangan diri'/><category term='EQ'/><category term='kerikil'/><category term='cinta sejati'/><category term='masa depan'/><category term='wisdom'/><category term='telaga'/><category term='doa'/><category term='musafir'/><category term='open the day'/><category term='dipercaya orang'/><category term='ketekunan'/><category term='gaji'/><category term='refreshing'/><category term='aspirin'/><category term='berpikir positif'/><category term='kelereng'/><title type='text'>Menemukan Makna Kehidupan</title><subtitle type='html'>Makna Hidup perlu ditemukan...blog ini ada untuk semua yang Hidup..dan untuk semua yang sedang mencari makna Hidup..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-1765017333648657563</id><published>2010-03-18T16:45:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T16:46:07.296+07:00</updated><title type='text'>Pikirkan sekali lagi yaa..</title><content type='html'>Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur memperhatikan dengan seksama sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah perangkap tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak, "Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang ada perangkap tikus...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendatangi ayam dan berteriak, "Ada perangkap tikus !!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ayam berkata, "Tuan Tikus..., aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Kambing pun berkata, "Aku turut bersimpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama, "Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata, "Ahhh...perangkap tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Sang Tikus kembali ke rumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri tidak sempat diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang suami harus membawa istrinya ke rumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (Kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga Sang Petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat perangkap tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SO...SUATU HARI..KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA...PIKIRKANLAH SEKALI LAGI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-NN-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-1765017333648657563?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/1765017333648657563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=1765017333648657563' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1765017333648657563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1765017333648657563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/03/pikirkan-sekali-lagi-yaa.html' title='Pikirkan sekali lagi yaa..'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8424299654723116243</id><published>2010-03-18T16:44:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T16:45:15.803+07:00</updated><title type='text'>Goresan pada Mobil</title><content type='html'>Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu. Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu. Tiba-tiba, dia melihat seseorang anak kecil yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak yang tampak melintas sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buk....!" Aah..., ternyata, ada sebuah batu seukuran kepalan tangan yang menimpa Jaguar itu yang dilemparkan si anak itu. Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cittt...." ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, dimundurkannya mobil itu menuju tempat arah batu itu di lemparkan. Jaguar yang tergores, bukanlah perkara sepele. Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang pengusaha dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan tergesa-gesa. Di tariknya anak yang dia tahu telah melempar batu ke mobilnya, dan di pojokkannya anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang telah kau lakukan!? Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat goresan itu", teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu tentu paham, mobil baru jaguarku ini akan butuh banyak ongkos di bengkel untuk memperbaikinya." Ujarnya lagi dengan kesal dan geram, tampak ingin memukul anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak tampak menggigil ketakutan dan pucat, dan berusaha meminta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Pak, Maaf. Saya benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Pak, aku melemparkan batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti...." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjuk ke suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu disana ada kakakku yang lumpuh. Dia tergelincir, dan terjatuh dari kursi roda. Saya tak kuat mengangkatnya, dia terlalu berat, tapi tak seorang pun yang mau menolongku. Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, ia mulai terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada wajah yang mulai tercenung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi roda? Tolonglah, kakakku terluka, tapi saya tak sanggup mengangkatnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam. Amarahnya mulai sedikit reda setelah dia melihat seorang lelaki yang tergeletak yang sedang mengerang kesakitan. Kerongkongannya tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah. Segera dia berjalan menuju lelaki tersebut, di angkatnya si cacat itu menuju kursi rodanya. Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk mengusap luka di lutut yang memar dan tergores, seperti sisi pintu Jaguar kesayangannya. Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakan bahwa mereka akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas perbuatan Bapak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih nanar menatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yang mendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguar miliknya. Ditelusurinya pintu Jaguar barunya yang telah tergores itu oleh lemparan batu tersebut, sambil merenungkan kejadian yang baru saja dilewatinya. Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele, tapi pengalaman tadi menghentakkan perasaannya. Akhirnya ia memilih untuk tak menghapus goresan itu. Ia memilih untuk membiarkan goresan itu, agar tetap mengingatkannya pada hikmah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menginginkan agar pesan itu tetap nyata terlihat: "Janganlah melaju dalam hidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan melemparkan batu untuk menarik perhatianmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dan dipacu untuk tetap berjalan. Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai macam hal dan kenyataan. Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat, sehingga tak pernah ada masa buat kita untuk menyelaraskannya untuk melihat sekitar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita. Kadang, kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadari setiap ujaran-Nya. Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu hidup dengan penuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, kadang memang, ada yang akan "melemparkan batu" buat kita agar kita mau dan bisa berhenti sejenak. Semuanya terserah pada kita. Mendengar bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya, atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu itu buat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-dari kiriman teman-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8424299654723116243?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8424299654723116243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8424299654723116243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8424299654723116243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8424299654723116243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/03/goresan-pada-mobil.html' title='Goresan pada Mobil'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2153122100969623482</id><published>2010-02-09T12:46:00.000+07:00</published><updated>2010-02-09T12:49:16.560+07:00</updated><title type='text'>Emas, Arang, dan Intan</title><content type='html'>Alangkah senangnya jika terlahir sebagai emas yang keberadaannya selalu diidam-idamkan dan dinanti- nanti. Semua orang ingin menyentuhnya, memilikinya dan sangat bangga bila berada di dekatnya karena nilainya yang amat tinggi. Tak heran jika emas dijuluki sebagai logam mulia, karena kedudukannya yang amat tinggi di mata manusia. Banyak sekali manusia berkelahi memperebutkannya dan bahkan tak jarang sampai saling membunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun terlahir sebagai arang, agaknya kalau dapat akan dihindari oleh setiap insan. Sejak lahir jangankan digendong, disentuhpun tidak karena rasa takut akan terkotori olehnya. Mengenai nilainya, jangankan satu gram, satu karung pun masih banyak orang yang dapat memilikinya. Keberadaannya pun terkadang tidak terlalu dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, semahal-mahalnya emas jika ia berada di lingkungan yang salah dia akan rusak. Emas bila terkena merkuri (air raksa) akan kehilangan nilainya. Emas ketika tersebar dan bercampur dengan tanah tidaklah ada nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun arang, apabila ia berada di tempat yang sangat dingin, dimana orang sangat membutuhkan kehangatan, nilai sekarung arang jauh lebih berharga dari nilai emas satu bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari analogi di atas nampak bahwa lingkungan tempat suatu benda berada dan nilai manfaat keberadaan suatu benda pada lingkungan tersebut merupakan faktor yang penting untuk menilai tingkat manfaat keberadaan suatu benda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada benda lain yang juga dinilai sangat tinggi oleh kebanyakan manusia, yaitu intan. Intan yang jernih dan kokoh, dapat digunakan untuk menghancurkan batu-batuan dan dapat juga digunakan sebagai perhiasan. Jika diteliti lebih lanjut, ternyata unsur pembentuk intan dan arang adalah sama-sama karbon. Keteraturan posisi molekul karbon dalam intan tersebut menjadikannya kokoh dan indah. Hal yang menyebabkan intan jauh lebih mahal daripada arang adalah karena intan sangatlah sulit didapat dan sangat besar manfaatnya walaupun unsur pembentuknya sama-sama karbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah arang berubah menjadi intan? Jika posisi-posisi molekul karbon dalam arang dipindahkan sehingga menjadi teratur, bukan tidak mungkin arang yang hina dina berubah menjadi intan yang mulia. Namun, hal ini membutuhkan energi yang amat besar. Jadi walaupun unsur pembentuk suatu benda sama, namun keteraturan letak molekul unsur pembentuk dalam suatu benda dapat menyebabkan benda yang satu lebih bernilai dari benda yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, sebagai wakil Tuhan di muka bumi, sangatlah diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dengan keberadaanya di atas bumi ini. Tuhan telah memerintahkan kita untuk senantiasa berhijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhijrah bukanlah selalu berarti berpindah tempat secara fisik namun hijrah merupakan upaya berkesinambungan untuk dapat menjadi lebih bermanfaat bagi lingkungan tempat manusia tersebut berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika manusia merasa dirinya kurang dihargai dalam lingkungannya, ada 2 hal yang dapat ia lakukan, pindah secara fisik ke lingkungan yang lebih mendukung keberadaannya atau mengubah/menata ulang dirinya sehingga menjadi lebih bernilai dalam lingkungan tersebut, namun hal ini tentu saja membutuhkan energi dan upaya yang jauh lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-from My Friend's email-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2153122100969623482?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2153122100969623482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2153122100969623482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2153122100969623482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2153122100969623482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/02/emas-arang-dan-intan.html' title='Emas, Arang, dan Intan'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-3707031045747422012</id><published>2010-01-28T08:04:00.000+07:00</published><updated>2010-01-28T08:10:41.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pasir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kerikil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebahagiaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prioritas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='botol'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arti hidup'/><title type='text'>Botol, Batu, Kerikil, dan Pasir</title><content type='html'>Seorang profesor filsafat ketika sedang memberikan kuliah mengeluarkan sebuah botol mayones yang sudah kosong. &lt;br /&gt;Kemudian ia mengeluarkan beberapa batu yang kemudian diisikannya ke botol itu. &lt;br /&gt;Ketika sudah dua batu diisikan, sudah tak ada tempat lagi bagi batu ketiga. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ia bertanya pada mahasiswanya apakah botol itu sudah penuh? Mahasiwanya mengiyakan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kemudian ia mengambil kerikil kecil. &lt;br /&gt;Dimasukkannya kerikil itu ke botol dan botol itu dikocok-kocoknya. &lt;br /&gt;Kerikil-kerikil itu akhirnya masuk bergulir memenuhi ruang di antara batu-batu itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekali lagi ia bertanya apakah botol itu penuh? Mahasiswanya menjawab ya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu profesor itu mengambil pasir dan menuangkannya ke botol. &lt;br /&gt;Setelah botol itu diguncang-guncangkan beberapa kali, pasir itu masuk mengisi ruang yang masih tersisa memenuhi botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Botol ini mengibaratkan hidup Anda.&lt;br /&gt;Batu-batu ini adalah hal-hal yang paling penting dalam hidup kamu yaitu , keluarga, kesehatan, anak-anak Anda. &lt;br /&gt;Kerikil-kerikil ini adalah hal-hal lain yang juga penting dalam hidup Anda, misalnya pekerjaan, pengetahuan, ketrampilan Anda. &lt;br /&gt;Pasir adalah hal-hal lain seperti hobby dan kesenangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda memasukkan kerikil dan pasir terlebih dahulu maka tak ada ruang lagi buat batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan hidup Anda. &lt;br /&gt;Bila Anda mencurahkan seluruh energi dan waktu Anda untuk hal-hal yang kecil, materi, kedudukan, kesenangan, maka Anda tak mempunyai ruang lagi untuk hal yang benar-benar penting dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan prioritas pada hal yang terpenting. &lt;br /&gt;Beri perhatian pada isteri atau suami dan anak-anak Anda. &lt;br /&gt;Dan jangan lupa berikan pula waktu bagi Tuhan, Sang Pencipta, yang memelihara Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan khawatir Anda akan tetap punya waktu untuk pekerjaan dan kesenangan Anda, karena hal-hal itu hanyalah kerikil dan pasir saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-3707031045747422012?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/3707031045747422012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=3707031045747422012' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/3707031045747422012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/3707031045747422012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/01/botol-batu-kerikil-dan-pasir.html' title='Botol, Batu, Kerikil, dan Pasir'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-638037473974458140</id><published>2010-01-20T14:44:00.001+07:00</published><updated>2010-01-20T14:57:05.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kredibilitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepercayaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dipercaya orang'/><title type='text'>Dipercaya orang lain adalah suatu kebahagiaan</title><content type='html'>Sebuah kapal barang berlayar di Samudra Atlantik. Di buritan kapal ada seorang anak negro kecil, dia adalah seorang pekerja suruhan. Anak ini tidak hati – hati sehingga tercebur ke dalam Lautan Atlantik yang bergulung – gulung ombaknya. Anak ini berteriak minta tolong, apa daya ombaknya sangat besar dan angin sangat kencang, orang yang berada di atas kapal tidak ada yang mendengarnya. Dengan mata terbelalak dia melihat kapal barang tersebut membawa ombak bergerak makin lama makin menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluri bertahan hidup anak ini membuat dirinya berenang sekuat tenaga di dalam air yang sangat dingin. Dia mengerahkan segenap tenaganya untuk mengayuh kedua lengan kurusnya, berusaha keras agar kepalanya tetap berada di atas permukaan air, membuka matanya yang besar memandang ke arah kapal yang pergi semakin menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal itu makin lama makin jauh, kapalnya makin lama makin kecil, akhirnya tidak terlihat lagi, sisanya sejauh mata memandang hanya lautan yang tak bertepi. Tenaga anak ini juga hampir habis, sesungguhnya ia sudah tidak mampu berenang lagi, dia merasakan dirinya serasa akan tenggelam. Lepaskanlah, hatinya berbisik pada dirinya sendiri. Saat itulah, di dalam benaknya terbayang akan wajah yang begitu welas asih dan pandangan mata yang ramah dari sang kapten kapal itu. Tidak, kapten kapal setelah mengetahui saya tercebur ke laut, pasti akan kembali untuk menolong saya! Berpikir demikian, anak ini berusaha dengan seluruh keberaniannya mengerahkan segenap tenaganya yang tersisa berenang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kapten kapal menyadari bahwa anak negro itu telah hilang, setelah dia memastikan bahwa anak itu tercebur ke laut, dia memerintahkan untuk berlayar kembali untuk mencarinya. Saat itu ada orang yang menasehatinya, “Sudah sekian lama berlalu. Kalaupun dia tidak mati tenggelam, pasti sudah dimakan oleh ikan hiu…” Kapten kapal agak ragu – ragu, namun akhirnya ia tetap memutuskan untuk kembali mencari anak itu. Ada orang yang berkata, “Pantaskah tindakan ini hanya demi seorang anak negro?” Sang kapten menghardiknya, “Tutup mulut!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat – saat terakhir ketika anak kecil itu hampir tenggelam, sang kapten tiba tepat pada waktunya dan anak itu tertolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak negro tersebut tersadar, dan saat dia bersujud untuk berterima kasih kepada sang kapten kapal atas budi baiknya menyelamatkan nyawanya, kapten itu memapah sang anak negro dan bertanya, “Bocah kecil, bagaimana kamu bisa bertahan begitu lama?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu menjawab, “Saya tahu anda pasti akan kembali untuk menolong saya, saya tahu anda pasti akan datang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana kamu tahu saya pasti akan datang untuk menolongmu?”, tanya kapten kapal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena saya tahu anda adalah orang yang demikian!”, jawab si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban tersebut, kapten ini menjatuhkan diri di atas kedua lututnya bersujud di hadapan anak negro tersebut, air matanya berderai memenuhi wajahnya, “Bocah kecil, bukan saya yang menyelamatkanmu, sebaliknya, adalah kamu yang telah menolong saya! Saya sangat malu atas keragu – raguanku saat itu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang sangat dipercayai oleh orang lain juga merupakan semacam kebahagiaan. Pada saat orang lain mengalami putus harapan bisa terpikirkan olehnya akan dirimu dan yakin akan mendapatkan pertolongan darimu, itu merupakan sebuah kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;-disadur dari email teman&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-638037473974458140?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/638037473974458140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=638037473974458140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/638037473974458140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/638037473974458140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/01/dipercaya-orang-lain-adalah-suatu.html' title='Dipercaya orang lain adalah suatu kebahagiaan'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-57813348668424406</id><published>2010-01-18T08:19:00.001+07:00</published><updated>2010-01-18T08:21:47.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkat Tuhan'/><title type='text'>Teman sejati</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky (Amerika) dengan cucu lelakinya yang masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Alkitab di meja makan di dapurnya. Cucu lelakinya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya.&lt;br /&gt;Suatu hari sang cucu nya bertanya, ”Kakek! Aku mencoba untuk membaca Alkitab seperti yang kakek lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Alkitab?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tenang sang Kakek dengan mengambil keranjang tempat arang, memutar sambil melobangi keranjang nya ia menjawab, ”Bawa keranjang ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya. Kakek tertawa dan berkata, “Lain kali kamu harus melakukannya lebih cepat lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tersebut untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi-kagi keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakeknya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, ”Aku tidak mau ember itu; aku hanya mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu kurang cukup." Maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cucunya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah. Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai di depan kakek keranjang sudah kosong lagi.Sambil terengah-engah ia berkata, ”Lihat Kek, percuma!””Jadi kamu pikir percuma?” jawab kakek. Kakek berkata, ”Lihatlah keranjangnya.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang itu TELAH BERUBAH dari keranjang arang yang tua kotor dan kini BERSIH LUAR DAN DALAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAK BISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya, tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI, kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu adalah KARUNIA dari ALLAH di dalam hidup kita.” Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepenggal kata mutiara:&lt;br /&gt;“Teman yang baik adalah seseorang yang dapat berkata BENAR kepada kita, dan bukan orang yang selalu MEMBENAR-BENARKAN perkataan kita, tanpa memberi NASIHAT dan KOREKSI”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah teman, jadilah BERKAT bagi yang lain, dan TEMAN YANG SEJATI. Tuhan Yesus memberkati.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-57813348668424406?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/57813348668424406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=57813348668424406' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/57813348668424406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/57813348668424406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/01/temang-sejati.html' title='Teman sejati'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8122580992855046928</id><published>2010-01-18T08:16:00.001+07:00</published><updated>2010-01-18T08:18:15.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='time management'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Managemen waktu'/><title type='text'>MANAJEMEN WAKTU</title><content type='html'>MANAJEMEN WAKTU&lt;br /&gt;Efesus 5:16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan seseorang. Tuhan memberikan waktu yang sama bagi setiap orang, tidak ada manusia yang memiliki waktu lebih panjang setiap harinya, semua sama. Namun cara seseorang memandang waktu dan memanfaatkannya yang membuat keberhasilan dan pencapaian setiap orang dalam hidup berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam terjemahan NKJV, kata ‘pergunakanlah’ dari ayat di atas diartikan sebagai ’selamatkanlah’ yang memiliki pengertian sama seperti pada kata selamatkanlah dalam kalimat : ‘Selamatkanlah harta bendamu’. Artinya, kata tersebut berkaitan dengan sesuatu yang tidak hanya penting, namun genting, berbahaya dan segera tanpa ditunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengetahui bahwa hari-hari ini adalah jahat, artinya kejahatan semakin merajalela dan kita harus menyelamatkan waktu yang ada supaya kita terlepas dari bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah cara kita untuk mengatur / me-manage waktu dengan baik :&lt;br /&gt;1. Kita perlu memiliki TUJUAN&lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan dari Kejadian pasal pertama, di saat penciptaan, dengan jelas kita dapat melihat bagaimana Tuhan mengatur proses penciptaan itu dari hari ke hari. Semua berjalan tepat waktu dan tertib. Itu bias terjadi karena Tuhan telah menetapkan tujuan atau goal dari setiap hari dalam proses penciptaan tersebut.Dari situ kita bisa belajar bahwa penting bagi kita untuk menentukan tujuan terlebih dahulu, baik dalam jangka pendek, menengah ataupun jauh. Dengan demikian kita bisa mengatur bagaimana tujuan-tujuan tersebut dapat kita raih. Cobalah aplikasikan di dalam agenda hidup kita sehari - hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kita perlu memiliki PRIORITAS&lt;br /&gt;Waktu memanglah terbatas. Satu hari = 24 jam. Semua orang memiliki waktu yang sama dan memiliki keterbatasan yang sama. Namun cara seseorang menentukan prioritas dalam hidup menentukan keberhasilan dan pencapaian orang tersebut dalam hidup. Kita tidak bisa menyelesaikan hal secara bersamaan, untuk itulah kita perlu menentukan prioritas. Prioritas membantu kita untuk memilih yang terbaik. Kita dapat melihat dari kisah Maria dan Marta di Lukas 10:38. Prioritas akan menentukan hasil yang kita capai di dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kita perlu memiliki PRINSIP ICU&lt;br /&gt;Kita tidak pernah tahu kapan waktu kita di bumi ini akan ‘habis’. Oleh karena itu kita harus senantiasa menanggap setiap hari, setiap saat adalah penting sehingga kita menjadi bijak di saat menghabiskan waktu kita. (Matius 24:36) Cobalah bayangkan kalau kita mengetahui bahwa pada suatu hari di depan waktu kita habis, pasti kita akan berusaha mengatur dengan bijak segala sesuatu di dalam hidup agar di saat waktu kita benar-benar habis, kita telah mencapai tujuan-tujuan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah sebuah pertandingan, Paulus menggambarkan dengan jelas bagaimana kehidupan seorang Kristen seperti seorang olahragawan. Dan pertandingan senantiasa berkaitan dengan waktu. Jika kita hendak berkemenangan di dalam hidup, mencapai tujuan - tujuan yang telah Tuhan taruhkan di hati kita, maka kita harus mengatur waktu kita dengan baik mulai dari saat ini! Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8122580992855046928?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8122580992855046928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8122580992855046928' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8122580992855046928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8122580992855046928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2010/01/manajemen-waktu.html' title='MANAJEMEN WAKTU'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-9158777741049525054</id><published>2009-12-02T08:03:00.003+07:00</published><updated>2009-12-02T08:24:45.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kelereng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terbaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasih Allah'/><title type='text'>Yang Terbaik</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SxW-Tw6ybsI/AAAAAAAAAO4/nW_eDlYVzlo/s1600/04_20marbles.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410439774113787586" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 204px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SxW-Tw6ybsI/AAAAAAAAAO4/nW_eDlYVzlo/s320/04_20marbles.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Pada suatu hari seorang anak laki-laki yang memiliki satu kantung penuh kelereng menawarkan kepada seorang gadis yang memiliki satu kantong permen untuk melakukan barter. Gadis itu dengan senang hati menyetujuinya. Tetapi ketika anak laki-laki itu mengeluarkan kelereng-kelerengnya, ia menyadari bahwa ia tidak bisa memberikan beberapa kelereng kesayangannya. Agak curang, ia mengambil tiga kelerengnya yang terbaik dan menyembunyikannya di bawah bantal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertukaran itu pun dilakukan, dan gadis kecil itu tidak pernah tahu bahwa ia dicurangi. Tetapi malam itu ketika gadis kecil ini tidur dengan nyenyak, anak laki-laki itu gelisah. Ia tidak bisa tidur, merenungkan sebuah pertanyaan yang mengganggunya:”Saya jadi bertanya-tanya, apakah ia juga menyembunyikan permennya yang terbaik?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti anak laki-laki itu, kebanyakan dari kita menjalani kehidupan ini dengan pertanyaan mengganggu, “Apakah Allah telah memberikan yang terbaik kepadaku?” Tetapi pertanyaan yang harus terlebih dulu kita jawab adalah, “Apakah aku memberikan yang terbaik kepada Allah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dan saya tidak akan mengalami yang terbaik dari Allah jika kita belum memberikan seluruh hidup kita bagi-Nya. Di manakah Anda saat ini? Apakah Anda telah memberikan kepada Allah segala sesuatu di dalam diri Anda, atau Anda masih menggenggam kelereng-kelereng kesayangan Anda? Jika kita ingin mendapatkan sudut pandang Allah, kita akan mendapati bahwa memberikan segalanya kepada Dia adalah barter yang tidak merugikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Yoh 3:16&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; “This is how much God loved the world: He gave his Son, his one and only Son. And this is why: so that no one need be destroyed; by believing in him, anyone can have a whole and lasting life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-9158777741049525054?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/9158777741049525054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=9158777741049525054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/9158777741049525054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/9158777741049525054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/12/yang-terbaik.html' title='Yang Terbaik'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SxW-Tw6ybsI/AAAAAAAAAO4/nW_eDlYVzlo/s72-c/04_20marbles.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-238498685877182409</id><published>2009-11-28T07:53:00.000+07:00</published><updated>2009-11-28T07:54:46.074+07:00</updated><title type='text'>Pencuri kue</title><content type='html'>&lt;div class="storycontent"&gt;    &lt;p&gt;Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir Kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia! Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga mengambil satu. Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, Si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir Ya ampun orang ini berani sekali, dan ia juga kasar, malah ia tidak kelihatan berterima kasih. Belum pernah rasanya ia begitu kesal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si “Pencuri tak tahu terima kasih!”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Di situ ada kantong kuenya, di depan matanya. Koq milikku ada di sini erangnya dengan patah hati, Jadi kue tadi adalah miliknya dan ia mencoba berbagi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih. Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu terima kasih dan dialah pencuri kue itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Serta tak jarang kita berprasangka buruk. Orang lainlah yang kasar, orang lainlah yang tak tahu diri, orang lainlah yang berdosa, orang lainlah yang salah. Padahal kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang tidak tahu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita sering mengomentari, mencemooh pendapat atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya. &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;            anonym.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-238498685877182409?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/238498685877182409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=238498685877182409' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/238498685877182409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/238498685877182409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/11/pencuri-kue.html' title='Pencuri kue'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-1444391059371445913</id><published>2009-06-24T12:02:00.001+07:00</published><updated>2009-06-24T12:05:13.510+07:00</updated><title type='text'>Not me, Boss !!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SkGz2OrvJpI/AAAAAAAAAOo/JG95KVDnp5M/s1600-h/!cid_009501c7020f$52c9a460$e506a8c0@ferronckr.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350755576528709266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 177px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SkGz2OrvJpI/AAAAAAAAAOo/JG95KVDnp5M/s320/!cid_009501c7020f%2452c9a460%24e506a8c0%40ferronckr.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Ini cerita dari seorang teman yang bertahun silam pergi ke Papua New Guinea untuk urusan bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Rumah ini dirawat oleh seorang lokal, yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak. Semuanya oke-oke saja, kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bias tahu dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebut, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut "Not me, Boss! Selama ini saya hanya selalu pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#6633ff;"&gt;&lt;strong&gt;Moral kisah&lt;/strong&gt; :&lt;br /&gt;Kalau bisa bertanya, kenapa berasumsi?&lt;br /&gt;Kalau bisa sederhana, kenapa dibuat rumit?&lt;br /&gt;Kadang kita justru mendapatkan akibat dari perbuatan kita sendiri, yang sebenarnya tidak perlu.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : Anonymous &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-1444391059371445913?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/1444391059371445913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=1444391059371445913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1444391059371445913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1444391059371445913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/06/not-me-boss.html' title='Not me, Boss !!!'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SkGz2OrvJpI/AAAAAAAAAOo/JG95KVDnp5M/s72-c/!cid_009501c7020f%2452c9a460%24e506a8c0%40ferronckr.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2805417019951309476</id><published>2009-05-14T12:05:00.002+07:00</published><updated>2009-05-14T12:09:49.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkat Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doa'/><title type='text'>Ijinkan Tuham menyelesaikan pekerjaan tangan-Nya</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SgunJ9jX0tI/AAAAAAAAAOg/K3jEfkn0aQw/s1600-h/always+smile.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335541973134070482" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 110px; CURSOR: hand; HEIGHT: 80px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SgunJ9jX0tI/AAAAAAAAAOg/K3jEfkn0aQw/s320/always+smile.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Seorang pelukis terkenal diundang oleh puteri raja ke istananya. Sang puteri yang cantik itu ingin dirinya dilukis dengan indah untuk dipasang di istananya. Dengan tenang pelukis itu membuat sketsa wajah sang puteri raja di atas kanvas. Setelah setengah jam duduk diam di depan pelukis itu, puteri yang manja ini tidak tahan lagi untuk menunggu hasil lukisannya. Dia ingin segera melihat lukisan wajahnya yang indah dan tak mau lagi duduk begitu lama untuk berpose. Ketika melihat lukisan yang setengah jadi itu, ia begitu kecewa dan marah. Yang ada di atas kanvas itu hanyalah coretan-coretan yang sama sekali tidak indah dipandang. Wajahnya yang cantik sama sekali tidak nampak dalam lukisan itu. Maka diusirnya pelukis itu dari istana, tanpa diberi kesempatan untuk melanjutkan karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu sang pelukis merasa sayang dengan karyanya yang setengah jadi. Ia bermaksud meneruskan lukisannya itu sampai selesai. Wajah sang puteri raja masih terbayang jelas dalam ingatannya sehingga ia tak mengalami kesulitan untuk melanjutkan goresan kanvasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa puluh tahun kemudian puteri raja yang telah menjadi ibu suri itu diundang untuk meresmikan sebuah museum. Di sana dipamerkan sejumlah besar lukisan karya pelukis-pelukis terkenal. Ketika melihat sebuah lukisan besar yang terpampang di tengah museum itu, ia begitu kaget. Lukisan yang amat indah itu adalah gambar dirinya saat masih muda, begitu cantik dan anggun. Ternyata dulu ia telah begitu bodoh terlalu cepat menilai sebuah maha karya yang belum selesai.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Pesan Moral :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Kita seringkali melakukan kebodohan yang sama dengan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Ketika hidup kita dilanda masalah yang hebat, kita segera menyimpulkannya dengan cara yang keliru. Kita ingin segera mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hidup kita, lalu segera kita memikirkan dan menyimpulkan sesuatu agar kita puas dan segala pertanyaan kita terjawab dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Tuhan hendak menyelesaikan pekerjaan tangan-Nya yang maha indah, kita tidak mengijinkan-Nya. Kita menyimpulkan jawaban doa sendiri dan tidak mau menunggu waktu yang begitu lama untuk terus berharap dan meminta pertolongan- Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hari ini Anda merasa tidak puas dengan banyak hal dalam hidup ini, tetaplah setia menunggu waktu-Nya. Karena hidup Anda memang belum selesai! Tuhan seringkali menguji hati kita dengan waktu yang "lama".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2805417019951309476?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2805417019951309476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2805417019951309476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2805417019951309476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2805417019951309476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/05/ijinkan-tuham-menyelesaikan-pekerjaan.html' title='Ijinkan Tuham menyelesaikan pekerjaan tangan-Nya'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SgunJ9jX0tI/AAAAAAAAAOg/K3jEfkn0aQw/s72-c/always+smile.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-5563820130503573599</id><published>2009-03-30T13:54:00.000+07:00</published><updated>2009-03-30T13:55:25.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketekunan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arti hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegagalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesabaran'/><title type='text'>Kartu Ucapan yang Menyadarkanku</title><content type='html'>Hidup ini mudah, berubah itu mudah dan semuanya terasa mudah. Jika saja semua ini benar. Berapa sering kita melihat seseorang yang sukses dalam berbagai aspek kehidupan dan berharap bahwa orang itu adalah kita. Rasanya koq mudah sekali bagi mereka. Tapi, ternyata semua tidak semudah yang dibayangkan. Tapi, apa yang membuatnya berbeda, apa yang membuat kesuksesan orang lain terlihat begitu mudah?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa saat lalu, saya dihadapkan pada sesuatu yang rasanya seperti membentur tembok keras. Sesudah mengundurkan diri dari perusahaan untuk berpindah ke tempat lain yang lebih bagus, ternyata tempat yang baru tidak sehijau yang seperti dibayangkan semula, bahkan tidak ada satupun rumput yang tumbuh. Apa pun yang saya coba lakukan, saya selalu gagal. Akhirnya, saya mencoba membangun usaha sendiri, dan kembali saya mengalami kegagalan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya mulai merasa ragu atas rasa percaya diri saya; mungkin saya telah membuat satu kesalahan besar. Mungkin, saya sebaiknya kembali saja ke kantor yang lama. Paling tidak, pekerjaan itu terasa lebih aman. Disaat saya sedang berpikir mengenai masa depan, saya menerika sebuah kartu ucapan melalui email dari seorang kawan yang mengetahui perjuangan saya saat ini. Kartu itu berbunyi: "Tetaplah tekun; ketekunan akan membawa hasil disaat semua gagal ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya duduk sambil membaca kartu itu, sekali, dua kali, tiga kali. Apa artinya kata-kata ini buat saya? Apakah kata-kata ini hanya itu, kata-kata, tidak berarti sama sekali? Ketika anda dihadapkan pada masa depan yang tidak pasi, ketika segala yang anda coba selalu gagal, mungkin kata-kata ini ada benarnya juga, lebih dari yang kita sadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, saya belum menemukan resep yang cocok untuk menjadi sukses. Di sisi lain, mungkin saya menyerah terlalu cepat. Pernah dengar kata-kata: "Bangun dan Isilah kembali". Jika anda belum pernah, bagi saya itu berarti bahwa saya harus mulai bangkit lagi tapi kali ini harus lebih memperhatikan kata-kata "ketekunan akan membawa hasil disaat semua gagal ".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk memperpendek cerita, saya memang kemudian menjadi lebih tekun; ketekunan ditambah dengan kesabaran akan memberikan hasil nyata disertai dengan kesabaran bahwa sesuatu yang baru tidak akan menuai kesuksesan dalam semalam. Lagipula dalam pekerjaan saya dulu, saya telah menginvestasikan pendidikan dan pelatihan yang saya terima selama bertahun-tahun agar dapat meraih kesuksesan. Kenapa kini hal itu menjadi berbeda ketika saya memulai usaha baru?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kegagalan adalah ketidakmampuan untuk belajar dari kesalahan anda. Keberhasilan adalah kemampuan untuk belajar, menjadi lebih tekun, menjadi lebih tegar guna mencapai tujuan anda. Hidup dapat dipenuhi dengan berbagai kegagalan, tetapi hanya mereka yang tidak memiliki keteguhan hati yang akan menerima kegagalan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;-gfreshmag-&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-5563820130503573599?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/5563820130503573599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=5563820130503573599' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5563820130503573599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5563820130503573599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/kartu-ucapan-yang-menyadarkanku.html' title='Kartu Ucapan yang Menyadarkanku'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2629566094957941160</id><published>2009-03-23T10:40:00.001+07:00</published><updated>2009-03-23T10:53:50.920+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='impian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasa takut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rencana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masa depan'/><title type='text'>MOTIVASI</title><content type='html'>Motivasi merupakan kata kunci yang menentukan apakah impian seseorang bisa tercapai atau tidak. Motivasi bisa diwujudkan dalam dua hal yaitu Rasa Takut dan Impian. Yaps keduanya akan kita coba pelanjari sedikit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;RASA TAKUT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasa takut merupakan mekanisme yang alamiah yang biasa dimiliki oleh setiap orang. Hal itu terjadi karena melihat sesuatu yang ada dari luar diri kita yang membuat kita merasa dalam posisi terancam. Rasa takut inilah yang mendorong kita melakukan sesuatu yang lebih dari biasanya sehingga kita kembali menjadi aman.&lt;br /&gt;Contohnya seperti ini: Pada negara-negara dengan 4 musim, musim dingin adalah musim yang paling ekstrim karena semua tumbuhan mati di musim ini. Kelaparan pun tidak jarang terjadi di zaman dahulu. Oleh karena itu, banyak orang mulai berpikir bagaimana cara supaya tidak kelaparan di musim dingin. Dan hasilnya, mereka mulai menyimpan makanan pada musim-musim lain untuk cadangan sewaktu musim dingin. Mereka bekerja dengan lebih keras. Bandingkan dengan orang yang ada di daerah khatulistiwa atau yang tidak mengalami musim dingin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;IMPIAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Impian akan menjadi sumber tenaga yang berasal dari dalam diri seseorang. Impian ini bisa mendorong kita untuk melakukan hal-hal besar bahkan hal-hal yang belum pernah terpikirkan sama sekali oleh orang lain, Contoh: Wright bersaudara yang memimpikan bahwa suatu saat manusia bisa terbang, dan akhirnya mereka menemukan apa yang dinamakan pesawat terbang. Impian dapat mengalahkan akal sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Point yang bisa kita terapkan adalah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Perkuat impianmu sehingga dapat menjiwai kehidupan sehari-harimu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buat rencana yang dapat mencapai impianmu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksanakan rencana itu :) :)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2629566094957941160?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2629566094957941160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2629566094957941160' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2629566094957941160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2629566094957941160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/motivasi.html' title='MOTIVASI'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-654261793947915676</id><published>2009-03-13T10:13:00.003+07:00</published><updated>2009-03-13T10:19:34.476+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rapat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyampaian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='meeting'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Presentasi'/><title type='text'>9 Tips untuk Presentator</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1. Kenali tujuan akhir presentasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kesempatan tidak datang dua kali, manfaatkan kesempatan sekecil apapun kita anda diberi kesempatan presentasi untuk menyampaikan maksud dan gagasan anda.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2. Kenali audiens anda &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;S&lt;/span&gt;ebelum memulai presentasi, tidak ada salahnya anda berbicara dengan dua tau tiga orang untuk mendapatkan “feeling” tentang kebutuhan audiens, isu yang penting buat mereka serta level pengetahuannya. .&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;3. Skets presentasi anda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebelum memulai presentasi buatlah peta pikiran tentang apa yang anda presentasikan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;4. Perbanyak bahan referensi buat presentasi anda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Intisarikan bahan yang anda dapatkan dengan menggunakan notes (cukup pokok pikiran dan lampirkan dengan data sumber)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;5. Berbicaralah dengan efektif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gunakan kata-kata yang efektif dalam menyampaikan setiap pokok pikiran. Usahakan 40-60 kata menyampaikan gagasan-gagasan penting.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;6. Gunakan tempo bicara yang tepat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berdasarkan survey setiap 10 menit pembicaraan berisi 1600-1800 kata. Tidak ada salahnya anda merekam presentasi anda untuk mempelajari tempo bicara anda apakah udah sesuai, kadangkala bicara yang tidak efektif membuat tempo bicara anda menjadi kecepatan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;7. Bicaralah, jangan membaca&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda bukan semata-mata mempersiapkan bahan presentasi tetapi anda menyiapkan diri anda untuk presentasi. Jadi pada saat presentasi jangan membaca bahan tapi bicaralah dengan penuh energi, interest dan semangat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;8. Jangan lupa bawa handout presentasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;D&lt;/span&gt;alam situasi yang resmi, copy bahan presentasi perlu dibagikan ke peserta. Hal ini diperlukan agar pokok pikiran yang hendak disampaikan semakin fokus &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;9. Respons umpan balik yang didapat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perhatikan setiap detil umpan balik yang diberikan audiens. Lakukan perbaikan yang segera jika memungkinkan, selalu dapatkan atensi dari setiap audiens.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(disadur dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-654261793947915676?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/654261793947915676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=654261793947915676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/654261793947915676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/654261793947915676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/9-tips-untuk-presentator.html' title='9 Tips untuk Presentator'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2025028912870144467</id><published>2009-03-11T11:49:00.002+07:00</published><updated>2009-03-11T12:04:49.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penurun panas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tempo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aspirin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='demam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parasetamol'/><title type='text'>Dilema Parasetamol</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SbdDTwi6eyI/AAAAAAAAAOA/mZnPIvecCag/s1600-h/pusing1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311788292234705698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 154px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SbdDTwi6eyI/AAAAAAAAAOA/mZnPIvecCag/s200/pusing1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Parasetamol merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan di dunia. Ia merupakan obat pilihan untuk meringankan demam dan nyeri, karena dikenal aman. Namun, 10 tahun yang lalu, sudah muncul hipotesis bahwa penggunaan parasetamol bisa meningkatkan risiko terjangkit asma. Digunakannya parasetamol sebagai pengganti aspirin di Amerika Serikat selama 1980-an dikatakan sebagai penyebab meningkatnya prevalensi asma pada anak selama kurun waktu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digantikannya aspirin dengan parasetamol, demikian menurut para peneliti, menyebabkan meningkatnya allergic immune response, serta mudah terjangkitnya anak oleh asma dan gangguan alergi lainnya. Sejak saat itu, sejumlah studi epidemiologis sudah melaporkan adanya kaitan antara asma dan penggunaan parasetamol pada kandungan, pada anak, dan pada orang dewasa. Studi-studi tersebut memberikan kesan bahwa penggunaan parasetamol mungkin merupakan faktor risiko penting berkembangnya asma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti terbaru yang mendukung hipotesis ini datang dari studi epidemiologis internasional mengenai asma pada anak-anak yang baru-baru ini dimuat dalam jurnal kedokteran The Lancet. Analisis yang dilakukan International Study of Asthma and Allergies in Childhood (ISAAC) ini melibatkan lebih dari 200 ribu anak yang berusia enam dan tujuh tahun dari 73 pusat penelitian di 31 negara. Orang tua atau wali anak diminta menjawab pertanyaan tertulis mengenai gejala asma, rhinitis, dan eksim yang diketahui dan mengenai beberapa faktor risiko, termasuk penggunaan parasetamol untuk menurunkan demam pada tahun pertama anak, serta frekuensi penggunaan parasetamol selama 12 bulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi ini mengidentifikasi bahwa penggunaan parasetamol untuk meringankan demam pada tahun pertama seorang anak ada kaitannya dengan gejala asma pada anak usia enam dan tujuh tahun. Keterkaitan ini tampak di semua kawasan utama di dunia, dengan peningkatan risiko yang diperkirakan sebesar 46 persen setelah disesuaikan dengan faktor-faktor risiko lainnya.&lt;br /&gt;Keterkaitan yang tergantung dosis ini juga teramati antara gejala asma pada usia 6-7 tahun dan penggunaan parasetamol pada 12 bulan sebelumnya. Keterkaitan serupa juga teramati antara penggunaan parasetamol dan risiko timbulnya gejala asma yang berat. Sesuai dengan kalkulasi, proporsi kasus asma yang dapat dikaitkan dengan parasetamol berkisar 22 persen dan 38 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan parasetamol baik pada tahun pertama seorang anak maupun pada anak berusia 6-7 tahun juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko gejala rhinitis and eksim. Ini mengesankan bahwa efek parasetamol tidak terbatas pada saluran pernapasan saja, tapi juga pada sejumlah sistem organ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identifikasi mekanisme yang mungkin mendasari keterkaitan antara parasetamol dan asma (serta gangguan alergi lainnya) tidak termasuk dalam studi ini. Tapi para peneliti lainnya telah mengajukan sejumlah mekanisme yang bisa diterima, terutama berkaitan dengan efek negatif parasetamol terhadap kemampuan tubuh menghadapi stres oksidan dan kemungkinan meningkatnya allergic immune response.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti menekankan bahwa hubungan sebab-akibat tidak bisa dipastikan dari studi retrospektif semacam ini, karena berbagai prasangka yang mengacaukan keterkaitan ini. Misalnya, kita mengetahui bahwa infeksi saluran pernapasan karena virus pada bayi, seperti respiratory syncytial virus (RSV), dikaitkan dengan peningkatan risiko asma pada bayi tersebut ketika usia anak meningkat dan bahwa penggunaan parasetamol pada tahun-tahun tersebut bisa mengacaukan studi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi ini menyumbang kepada debat mengenai apakah mengobati demam pada anak itu ada manfaatnya, suatu persoalan yang telah dibahas panjang-lebar oleh Fiona Russell dan kolega dalam Bulletin of the World Health Organization. Mereka mengatakan bahwa bukti ilmiah yang ada mengesankan bahwa demam merupakan respons yang universal dan biasanya bermanfaat dalam melawan infeksi; dan menindasnya dalam kebanyakan kasus tidak banyak bukti manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, demikian menurut mereka, menindas demam terkadang menimbulkan efek yang berbahaya. Mereka menyimpulkan bahwa penggunaan obat secara luas untuk menurunkan demam sebaiknya dihindari. Mereka menganjurkan agar penggunaan obat pada anak sebaiknya dibatasi, dan dilakukan hanya pada situasi demam yang tinggi, ketidaknyamanan yang jelas, atau kondisi yang diketahui menimbulkan kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disepakati adalah perlunya uji acak yang terkontrol atas efek jangka panjang penggunaan berulang-ulang parasetamol pada anak-anak. Hanya dengan demikian dapat dikembangkan petunjuk penggunaan berbasis-bukti yang dapat direkomendasikan. Sembari menunggu hasil penelitian tersebut, parasetamol tetap merupakan obat pilihan untuk meringankan nyeri dan demam pada anak, yang harus digunakan sesuai dengan petunjuk Organisasi Kesehatan Sedunia yang menganjurkan dibatasinya penggunaan hanya untuk anak yang diserang demam yang tinggi (38,5 derajat Celsius atau lebih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan aspirin pada anak-anak usia muda tidak dianjurkan karena risiko timbulnya Reye's syndrome, komplikasi yang serius namun jarang terjadi. Parasetamol juga tetap merupakan obat pilihan untuk meringankan nyeri atau demam pada anak atau orang dewasa yang menderita asma, karena aspirin atau obat non-steroidal anti-inflammatory lainnya bisa merangsang serangan asma pada orang yang rentan terhadap kondisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KORAN TEMPO, Sabtu 7 Maret 2009, hal. A9, judul "Dilema Parasetamol".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2025028912870144467?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2025028912870144467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2025028912870144467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2025028912870144467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2025028912870144467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/dilema-parasetamol.html' title='Dilema Parasetamol'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SbdDTwi6eyI/AAAAAAAAAOA/mZnPIvecCag/s72-c/pusing1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-3088869757008851848</id><published>2009-03-10T11:51:00.001+07:00</published><updated>2009-03-10T11:53:17.745+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='quote'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='empowering words'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisdom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wise'/><title type='text'>Empowering Words</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;"Big jobs usually go to the men who prove their ability to outgrow small ones." &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;- Theodore Roosevelt -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;"Be faithful in small things because it is in them that your strength lies."&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;- Mother Teresa -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;"Character cannot be developed in ease and quiet. Only through experience of trial and suffering can the soul be strengthened, ambition inspired, and success achieved."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;- Helen Keller -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;"Happiness always looks small while you hold it in your hands, but let it go, and you learn at once how big and precious it is."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;- Maxim Gorky -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;"Nothing can stop the man with the right mental attitude from achieving his goal; nothing on earth can help the man with the wrong mental attitude."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;- W. W. Ziege -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;"Self pity is our worst enemy and if we yield to it, we can never do anything wise in this world"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;- Helen Keller -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;strong&gt;"Dua orang tidak bisa menjadi akrab apabila&lt;br /&gt;gagal  memaafkan kegagalan kecil."&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;(Jean De La Bruyere)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;"Kalau alat yang Anda miliki hanya palu, Anda akan&lt;br /&gt;terbawa untuk melihat semua persoalan seperti paku."&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;(Abraham Maslow)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-3088869757008851848?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/3088869757008851848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=3088869757008851848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/3088869757008851848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/3088869757008851848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/empowering-words.html' title='Empowering Words'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2564782959163146661</id><published>2009-03-04T12:28:00.002+07:00</published><updated>2009-03-04T12:41:18.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menikmati hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='telaga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='garam'/><title type='text'>Berhentilah menjadi Gelas</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/Sa4UJ1RZGTI/AAAAAAAAAN4/RvwV7g7hFaY/s1600-h/gelas.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309203169867798834" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 82px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/Sa4UJ1RZGTI/AAAAAAAAAN4/RvwV7g7hFaY/s200/gelas.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang guru bijak mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Kemana perginya wajah bersyukurmu? ” sang Guru bertanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, ” jawab sang murid muda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata SangGuru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Sekarang kau ikut aku.” Sang Guru membawa muridnya ke telaga di dekat tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke telaga.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke telaga, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan guru, begitu pikirnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Sekarang, coba kau minum air telaga itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir telaga. Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air telaga, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air telaga yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Bagaimana rasanya?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, telaga ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air telaga ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?” tanya sang guru &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air telaga sampai puas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan pergumulan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Tuhan, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia yang terbebas dari masalah dan pergumulan hidup.” Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Tapi Nak, rasa `asin’ dari permasalahan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya hati yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa terbeban dan menderita, berhentilah menjadi gelas. Jadikanlah hatimu menjadi seluas telaga agar kau bisa menikmati hidup”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2564782959163146661?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2564782959163146661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2564782959163146661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2564782959163146661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2564782959163146661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/berhentilah-menjadi-gelas.html' title='Berhentilah menjadi Gelas'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/Sa4UJ1RZGTI/AAAAAAAAAN4/RvwV7g7hFaY/s72-c/gelas.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8165685608894449387</id><published>2009-03-02T11:52:00.003+07:00</published><updated>2009-03-02T11:58:57.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kencing manis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gorengan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='soda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gula'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teh manis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cemilan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='diabetes'/><title type='text'>Hati-Hati dengan makananmu</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SatnUIdruwI/AAAAAAAAANg/dQ5BaeYZhvc/s1600-h/diabtes.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308450181353290498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 237px; CURSOR: hand; HEIGHT: 228px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SatnUIdruwI/AAAAAAAAANg/dQ5BaeYZhvc/s320/diabtes.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dalam hidup ini berlaku hukum "tabungan". Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1. Teh manis&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.&lt;br /&gt;Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2. Gorengan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.&lt;br /&gt;Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;3. Suka ngemil&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.&lt;br /&gt;Pengganti: Buah potong segar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;4. Kurang tidur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.&lt;br /&gt;Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;5. Malas beraktivitas fisik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. "Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda," kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.&lt;br /&gt;Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.&lt;br /&gt;Solusi: Bersepeda ke kantor.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;6. Sering stres&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.&lt;br /&gt;Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;7. Kecanduan rokok&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.&lt;br /&gt;Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;8. Menggunakan pil kontrasepsi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;9. Takut kulit jadi hitam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.&lt;br /&gt;Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum "berjemur" di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;10. Keranjingan soda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses' Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.&lt;br /&gt;Pengganti: Jus dingin tanpa gula.*&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Sumber : Prevention&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8165685608894449387?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8165685608894449387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8165685608894449387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8165685608894449387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8165685608894449387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/03/hati-hati-dengan-makananmu.html' title='Hati-Hati dengan makananmu'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SatnUIdruwI/AAAAAAAAANg/dQ5BaeYZhvc/s72-c/diabtes.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8790519427784782813</id><published>2009-02-27T07:59:00.001+07:00</published><updated>2009-02-27T08:03:27.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pekerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna pekerjaan'/><title type='text'>Cinta ga ma Pekerjaan sekarang?</title><content type='html'>Sebenarnya Anda sudah menemukan 'tambatan hati' atau masih menunggu sampai ada tawaran lain yang lebih baik?&lt;br /&gt;Untuk setiap pernyataan dibawah, pilih antara Betul atau Salah buat Anda.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Saya senang tiap kali memikirkan pekerjaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya bersemangat pergi ke kantor tiap hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya suka bercerita ke teman dan keluarga soal berbagai hail seru yang saya lakukan di kantor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya merindukan pekerjaan saat saya jauh darinya untuk waktu yang lama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Segala hal yang baik dari pekerjaan saya tak sebanding dengan beragam hal yang ingin saya ubah darinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terkadang saya terlalu larut dengan pekerjaan sampai-sampai lupa istirahat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya rela melakukan pekerjaan yang sekarang, walau tak digaji sekalipun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat tidak masuk kerja, saya selalu memeriksa email kantor atau menelepon untuk memantau apa yang tengah terjadi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya merasa sangat beruntung punya pekerjaan ini!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya lembur karena saya memang ingin bekerja lebih lama lagi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya selalu penuh energi saat di kantor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu terasa cepat berlalu saat saya mengerjakan tugas-tugas kantor.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya tidak pernah melihat lowongan pekerjaan atau mencari-cari kesempatan baru di luar perusahaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila kehilangan pekerjaan, bisa jadi saya akan patah hati. Dan, kekecewaan itu bukan semata karena penghasilan yang tak akan lagi saya terima.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya bisa, kok, membayangkan diri saya tetap melakukan pekerjaanini selama bertahun-tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan diri Anda 1 poin untuk setiap pernyataan yang Anda jawab Benar dan 0 untuk setiap jawaban Salah.&lt;br /&gt;Bila poin Anda:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; : Pekerjaan Anda tidak memberikan apa yang Anda butuhkan untuk menghasilkan perasaan bahagia. Anda sendiri tahu, kok, kalau Anda pantas mendapatkan yang lebih baik. Bukalah mata Anda terhadap semua bidang pekerjaan lain, bukan gak mungkin  pekerjaan &lt;a href="http://www.luarbiasa.biz/?id=evapitna" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;yang Anda hindari malah dapat memberikan mimpi Anda sekaligus!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1 - 5&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; : Ada beberapa hal yang Anda sukai dari pekerjaan Anda, tapi bisa jadi hanya untuk sesaat. Bukalah mata lebar-lebar untuk yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;6 - 10&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; : Banyak yang Anda sukai dari pekerjaan Anda. Perasaan bahagia akan tetap mengiringi selama beberapa tahun, tapi Anda juga mampu mencari pekerjaan lain yang tetap membuat senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;11 - 15&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; : Ini cinta sejati! Anda dan pekerjaan Anda memang pantas hidup bahagia bersama-sama. Namun, pastikan Anda tidak terlalu larut dalam hubungan ini. Ingatlah untuk sesekali mengambil waktu istirahat sehingga Anda bisa kembali ke pekerjaan dengan lebih banyak hal untuk ditawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Sumber: Cosmopolitan Magazine bulan Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8790519427784782813?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8790519427784782813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8790519427784782813' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8790519427784782813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8790519427784782813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/02/cinta-ga-ma-pekerjaan-sekarang.html' title='Cinta ga ma Pekerjaan sekarang?'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-6785696409959975873</id><published>2009-02-19T12:38:00.001+07:00</published><updated>2009-02-19T12:44:25.574+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menikmati hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna kehidupan'/><title type='text'>"Permennya saya lupa makan"</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SZzxp6oUaKI/AAAAAAAAAM4/Qpu3ewBHXlw/s1600-h/lolipop.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304380163550898338" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SZzxp6oUaKI/AAAAAAAAAM4/Qpu3ewBHXlw/s200/lolipop.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#663333;"&gt;Sebuah cerita mengenai dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati lembah permen lolipop. Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal. Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, di kiri-kanan jalan lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarni-warni dengan aneka rasa. Permen-permen yang terlihat seperti berbaris itu seakan menunggu tangan-tangan kecil Bob dan Bib untuk mengambil dan menikmati kelezatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bisa diambil. Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut. Ia mempercepat jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya yang terlihat sangat banyak didepannya. Bob mengumpulkan sangat banyak permen lolipop yang ia simpan di dalam tas karungnya. Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis maka ia memacu langkahnya supaya bisa mengambil semua permen yang dilihatnya. Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat gerbang bertuliskan "Selamat Jalan". Itulah batas akhir lembah permen lolipop. Di ujung jalan, Bob bertemu seorang lelaki penduduk sekitar. Lelaki itu bertanya kepada Bob, "Bagaimana perjalanan kamu di lembah permen lolipop? Apakah permen-permennya lezat? Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk? Itu rasa yang paling disenangi. Atau kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat lezat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob terdiam mendengar pertanyaan lelaki tadi. Ia merasa sangat lelah dan kehilangan tenaga. Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa begitu banyak permen lolipop yang terasa berat di dalam tas karungnya. Tapi ada satu hal yang membuatnya merasa terkejut dan ia pun menjawab pertanyaan lelaki itu, "Permennya saya lupa makan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. "Hai, Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya memanggil-manggil kamu tapi kamu sudah sangat jauh di depan saya." "Kenapa kamu memanggil saya?" tanya Bob. "Saya ingin mengajak kamu duduk dan makan permen anggur bersama. Rasanya lezat sekali. Juga saya menikmati pemandangan lembah, indah sekali!" Bib bercerita panjang lebar kepada Bob.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu tadi ada seorang kakek tua yang sangat kelelahan. Saya temani dia berjalan. Saya beri dia beberapa permen yang ada di tas saya. Kami makan bersama dan dia banyak menceritakan hal-hal yang lucu. Kami tertawa bersama." Bib menambahkan. Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal yang telah ia lewatkan dari lembah permen lolipop yang sangat indah. Ia terlalu sibuk mengumpulkan permen-permen itu. Sampai lupa memakannya dan tidak punya waktu untuk menikmati kelezatannya karena ia begitu sibuk memasukkan semua permen itu ke dalam tas karungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob menyadari suatu hal dan ia bergumam kepada dirinya sendiri, "Perjalanan ini bukan tentang berapa banyak permen yang telah saya kumpulkan. Tapi tentang bagaimana saya menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia." Ia pun berkata dalam hati, "Waktu tidak bisa diputar kembali." Perjalanan di lembah lolipop sudah berlalu dan Bob pun harus melanjutkan kembali perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita, banyak hal yang ternyata kita lewati begitu saja. Kita lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati kebahagiaan hidup. Kita menjadi Bob di lembah permen lolipop yang sibuk mengumpulkan permen tapi lupa untuk menikmatinya dan menjadi bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;em&gt;-milis gfreshmag-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-6785696409959975873?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/6785696409959975873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=6785696409959975873' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6785696409959975873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6785696409959975873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/02/permennya-saya-lupa-makan.html' title='&quot;Permennya saya lupa makan&quot;'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SZzxp6oUaKI/AAAAAAAAAM4/Qpu3ewBHXlw/s72-c/lolipop.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-5215195586887017825</id><published>2009-02-13T08:18:00.003+07:00</published><updated>2009-02-13T08:37:17.138+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sayng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='install'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sakit hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='damai'/><title type='text'>Install CINTA_KASIH</title><content type='html'>&lt;em&gt;IT (IT Support)   :&lt;/em&gt; Ya, ada yang bisa saya bantu?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C (Costumer)        :&lt;/em&gt; Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstall &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt;. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang... Apa yang harus saya lakukan terlebih dahulu ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Langkah pertama adalah membuka &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; anda. Tahukah anda dimana &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; anda?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif ?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Program apa saya yang sedang aktif ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Sebentar saya lihat dulu. Program yang sedang aktif adalah &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SAKIT_HATI.exe&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MINDER.exe&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;BENCI.com&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;DENDAM.exe&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Tidak apa-apa. &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; akan menghapus &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SAKIT_HATI.exe&lt;/span&gt; dari sistem operasi anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; akan menimpa &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MINDER.exe&lt;/span&gt; dengan module yang disebut &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;PERCAYA_DIRI.dll&lt;/span&gt;. Tetapi anda harus mematikan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;DENDAM.exe&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;BENCI.com&lt;/span&gt;. Karena program tersebut akan mengakibatkan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya ?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Dengan senang hati. Gunakan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Start Menu&lt;/span&gt; dan aktifkan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MEMAAFKAN.exe&lt;/span&gt;. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;BENCI.com&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;DENDAM.exe&lt;/span&gt; terhapus.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; OK, sudah. &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Ya, anda akan menerima pesan bahwa &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; akan terus di-install kembali dalam &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; anda. Apakah anda melihat pesan tersebut ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Ya. Apakah sudah selesai ter-install ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menggabungkan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; yang lain untuk meng-upgrade- nya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Oops. saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Apa pesannya ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; "&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT&lt;/span&gt;". Apa artinya ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya program &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; diset untuk aktif di &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; eksternal tetapi belum bisa aktif dalam &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men-"&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt;"-i &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; anda sendiri sebelum men-"&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt;"-i &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt; yang lain.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Lalu apa yang harus saya lakukan ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Dapatkah anda klik pull down directory yang disebut "&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;PASRAH&lt;/span&gt;" ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Ya, sudah.  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke directory "&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MYHEART&lt;/span&gt;", &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MEMAAFKAN_DIRI_ SENDIRI.doc&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MENYADARI_KEKURANGAN.txt&lt;/span&gt;, sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Recycle Bin&lt;/span&gt; untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Sudah. Hei! &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI &lt;/span&gt;saya terisi file-file baru. &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SENYUM.mpg&lt;/span&gt; aktif dimonitor saya dan menandakan bahwa &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;DAMAI.exe&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;KEPUASAN.com&lt;/span&gt; di-copy ke &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HATI&lt;/span&gt;. Apakah ini wajar ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Kadang-kadang orang lain mungkin perlu waktu untuk men-download- nya. Jadi &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; telah terinstall dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting, ....  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Apa ?  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CINTA_KASIH&lt;/span&gt; adalah freeware&lt;/strong&gt;. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;C   :&lt;/em&gt; Pasti.. Terima kasih atas bantuannya.  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;IT :&lt;/em&gt; Semoga anda bisa menerapkannya  dalam diri anda dan ke sekitar anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-5215195586887017825?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/5215195586887017825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=5215195586887017825' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5215195586887017825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5215195586887017825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/02/install-cintakasih.html' title='Install CINTA_KASIH'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-1290925767911696937</id><published>2009-02-06T14:08:00.003+07:00</published><updated>2009-02-06T14:21:42.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='besar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akibat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepercayaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penghasilan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berubah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='upah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='disiplin'/><title type='text'>Upahmu akan Sangat Besar</title><content type='html'>Hai guys..&lt;br /&gt;Tentu saja kita semua menginginkan upah kita menjadi lebih besar. Entah upah dalam konotasi 'gaji' atau 'penghasilan' maupun upah dalam artian akibat dari tindakan atau perbuatan kita.&lt;br /&gt;Tetapi untuk mendapatkan hal tersebut setidaknya kita harus memiliki beberapa prinsip. Saya mencoba memberikan sedikit tips:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Milikilah sikap Perubahan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Hidup adalah suatu pergerakan, dan hidup dirangkai dari sekian banyak proses yang terjadi. Orang yang ada di dalam kehidupan itu harus terus maju dan berkembang. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap perubahan. Kita yang siap menghadapi perubahan akan dapat dengan mudah mengikuti perubahan itu. Dan lihat saja..Upahmu akan sangat besar...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hiduplah dalam Kedisiplinan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Kehidupan memerlukan ritem tertentu. Orang-orang yang mendisiplinkan diri akan dapat membedakan mana hal yang menjadi prioritas dan mana yang bukan. Mana hal yang sekedar pelengkap maupun hal yang merupakan menu utama. Orang-orang dengan sikap disiplin akan mampu menghadapi berbagai macam tantangan dan cobaan..Dan lihat saja..Upahmu akan sangat besar...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Milikilah Iman dan Kepercayaan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Iman membuatmu dapat melihat kemungkinan dari segala sesuatu yang mustahil, dan kepercayaan dapat menuntunmu menjadi tetap teguh dalam kebenaran prinsip hidup. Orang yang beriman dan memiliki kepercayaan kepada Tuhan akan berkata "Upahku akan sangat besar.."&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Raihlah itu di tahun 2009 ini, niscaya kau juga dapat berkata "Upahku akan sangat besar.."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;-inspiring moment 5feb09-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-1290925767911696937?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/1290925767911696937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=1290925767911696937' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1290925767911696937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1290925767911696937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/02/upahmu-akan-sangat-besar.html' title='Upahmu akan Sangat Besar'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-9055769443116417335</id><published>2009-02-03T16:17:00.002+07:00</published><updated>2009-02-03T16:24:51.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya positif'/><title type='text'>Membangun Budaya Positif</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SYgNCkAk2pI/AAAAAAAAALA/eu0i-3igtpA/s1600-h/arah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298499299278379666" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 111px; CURSOR: hand; HEIGHT: 123px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SYgNCkAk2pI/AAAAAAAAALA/eu0i-3igtpA/s320/arah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; "A great civilization is not conquered from without until it has destroyed itself from within. – Sebuah bangsa yang agung tidak dapat terkalahkan kecuali diakibatkan budaya-budaya di dalam masyarakat itu sendiri."Will Durant.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Budaya adalah sesuatu yang mempengaruhi pola kehidupan sekaligus dipengaruhi dinamika masyarakatnya. Sehingga perubahan budaya itu sendiri bersifat statis atau tak dapat kita elakkan. Salah satu contohnya adalah budaya Republik Rakyat Tiongkok yang sudah ikut mewarnai kehidupan dan budaya bangsa Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hal itu dikemukakan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada acara Malam Peringatan 50 Tahun Kerjasama Kebudayaan RI dan RRT. Kebetulan saya menjadi salah seorang tamu undangan pada acara yang diselenggarakan pada tanggal 28 Februari 2007 lalu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa selama ini telah terjalin komunikasi lintas etnis antara bangsa Indonesia dan Tionghoa dan sudah mempengaruhi budaya bangsa Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dalam acara pertunjukan budaya yang dimeriahkan oleh artis-artis RRT dan Indonesia serta dihadiri sejumlah pejabat negara dan sekitar 5.000 orang itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tegas menyatakan bahwa masyarakat Indonesia sudah terbuka dan mampu menyesuaikan diri lewat komunikasi budaya. Pemerintah RI pun mendukung perubahan tersebut, salah satunya adalah menetapkan Hari Raya Imlek sebagai hari libur nasional.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berbicara tentang ragam budaya yang dinamis dan saling mempengaruhi, sesungguhnya yang terpenting bagi kita adalah mengambil nilai positif dari pengaruh budaya yang ada, terutama di tengah gencarnya pengaruh gaya hidup modern di era globalisasi ini. Sebagaimana seorang ahli sejarah, yaitu Will Durant, menyebutkan bahwa sebuah bangsa yang agung sekalipun dapat hancur akibat budaya bangsa itu sendiri. Sehingga kita harus pandai menyeleksi apakah budaya yang masuk itu menjadikan kita lebih maju ataukah tidak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Salah satu faktor yang harus kita perhatikan apakah nilai-nilai budaya tersebut membuat kita mampu bersikap saling menghargai? Karena budaya sikap yang membeda-bedakan berdasarkan status, jabatan, pendidikan dan lain sebagainya menjadikan kita sulit mencapai kemajuan. "The way you give your name to others is a measure of how much you like and respect yourself. – Cara Anda menghargai orang lain merupakan tolok ukur seberapa besar cinta dan penghargaan Anda terhadap diri sendiri," kata Brian Tracy. Sikap saling menghargai memungkinkan kita dapat mengesampingkan perbedaan dan sama-sama aktif mengembangkan diri, berkreasi, berinovasi dan mencapai kemandirian.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selain itu kita dapat melihat kemajuan pesat yang dicapai bangsa Jepang dalam waktu relatif singkat. Salah satu faktor yang menstimulasi kemajuan tersebut adalah kerja keras bangsa Jepang sendiri. Sedangkan mekanisme di negara tersebut bersifat mendukung dan menghargai kerja keras seseorang. Kitapun kemungkinan besar dapat mencapai kemajuan dalam kurun waktu yang cukup cepat jika kita berusaha menyerap dan menerapkan budaya sikap aktif dan kerja keras seperti yang dilakukan oleh bangsa Jepang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Salah satu budaya positif lain yang mesti kita miliki adalah kesederhanaan, meskipun mungkin kita dapat hidup serba mewah dan modern. Hidup sederhana bukan berarti tidak memanfaatkan segala fasilitas yang memungkinkan kita lebih maju dalam waktu cukup cepat, melainkan hidup hemat, tidak boros atau berlebih-lebihan.Kata Henry David Thoreau, "A man is rich in proportion to the things he can afford to let alone. – Seseorang yang mampu hidup sederhana, maka ia tidak akan pernah merasa kekurangan."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selain itu kita juga harus memperhatikan apakah budaya yang akan kita ikuti bermanfaat bagi kehidupan dan kemanusiaan? Budaya positif haruslah menumbuhkan empati dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena dunia ini penuh dengan orang-orang yang malang. Bagi diri kita sendiri membudayakan sikap yang penuh empati merupakan sumber semangat untuk terus berupaya menjadi lebih baik dari sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Budaya positif lainnya yang mesti kita serap dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah budaya untuk menjadi subyek bukan sekedar menjadi obyek. Artinya, kita harus terbiasa bersikap aktif dan kreatif menciptakan karya baru yang bernilai jual tinggi. Budaya tersebut tentu saja memerlukan kesadaran untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, misalnya; senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui kursus, seminar, belajar dari buku dan orang-orang yang sudah berpengalaman dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sebenarnya masih sangat banyak budaya positif yang sangat bermanfaat untuk membangun kehidupan kita agar menjadi bangsa yang lebih sukses, kuat dan bermartabat. Terlebih di tengah derasnya modernisasi informasi dan serba cepat, kita dapat dengan mudah mengakses budaya-budaya positif dari berbagai macam etnis, suku, atau bangsa lain di seluruh bagian dunia ini. Meskipun mungkin agak sulit memulai, tetapi selama ada kemauan dan kita terus mencoba maka budaya-budaya positif itu lambat laun akan benar-benar menjadi warna kehidupan kita sehari-hari. Michael Jordan mengatakan, "I can accept failure. But I can’t accept not trying. – Saya dapat menerima kegagalan. Tetapi saya tidak dapat menerima jika tidak mencobanya." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;sumber: Membangun Budaya Positif By Andrew Ho&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-9055769443116417335?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/9055769443116417335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=9055769443116417335' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/9055769443116417335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/9055769443116417335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/02/membangun-budaya-positif.html' title='Membangun Budaya Positif'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SYgNCkAk2pI/AAAAAAAAALA/eu0i-3igtpA/s72-c/arah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-6740443267563660950</id><published>2009-01-27T13:25:00.002+07:00</published><updated>2009-01-27T13:32:27.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sukses'/><title type='text'>Alphabetical for Success</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SX6qPcydspI/AAAAAAAAAKw/DUflM9wS3pk/s1600-h/handshake.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295857394236895890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 318px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SX6qPcydspI/AAAAAAAAAKw/DUflM9wS3pk/s320/handshake.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;::: ALPHABETICAL FOR SUCCESS:::&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;A : ACCEPT&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Terimalah diri anda sebagaimana adanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;B : BELIEVE&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;C : CARE&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;D : DIRECT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;E : EARN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;F : FACE&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Hadapi masalah dengan benar dan yakin&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;G : GO&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Berangkatlah dari kebenaran&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;H : HOMEWORK&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;I : IGNORE&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;J : JEALOUSLY&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;K : KEEP&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;L : LEARN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;M : MIND&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;N : NEVER&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Jangan terlibat skandal, obat terlarang, dan alkohol&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;O : OBSERVE&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajarlah dari orang lain&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;P : PATIENCE&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Q : QUESTION&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;R : RESPECT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Hargai diri sendiri dan juga orang lain&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;S : SELF CONFIDENCE, SELF ESTEEM, SELF RESPECT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;T : TAKE&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;U : UNDERSTAND&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;V : VALUE&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;W : WORK&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo'a&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;X : X'TRA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Usaha lebih keras membawa keberhasilan&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Y : YOU&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Anda dapat membuat suatu yang berbeda&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Z : ZERO&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Usaha nol membawa hasil nol pula &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;:::Usaha nol membawa hasil nol pula:::&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-6740443267563660950?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/6740443267563660950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=6740443267563660950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6740443267563660950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6740443267563660950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/01/alphabetical-for-success.html' title='Alphabetical for Success'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SX6qPcydspI/AAAAAAAAAKw/DUflM9wS3pk/s72-c/handshake.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8690461967933747843</id><published>2009-01-22T11:30:00.002+07:00</published><updated>2009-01-22T11:37:39.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moral'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelatihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musafir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='training'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Kisah 3 Musafir</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SXf37bgO-II/AAAAAAAAAJ0/PrzbBtyMA5E/s1600-h/fresh+water.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293972487364606082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 78px; CURSOR: hand; HEIGHT: 112px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SXf37bgO-II/AAAAAAAAAJ0/PrzbBtyMA5E/s200/fresh+water.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Seorang musafir muda tersesat di padang pasir, berhari-hari tidak makan dan minum. Sedemikian kehausan sehingga berjalan terseok-seok. Sepatu dan pakaiannya sudah rusak, rambutnya kusut masai dan berantakan tertiup angin. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hampir putus asa, akhirnya bertemu dengan musafir perempuan yang naik kuda dan membawa dua kantung besar air. Dimintanya air barang beberapa teguk pada perempuan itu, namun perempuan itu tak mau memberikan, malah ujarnya “Aku sendiri perlu air ini untuk perjalanan jauhku, jika kau mau kuberikan kamu topi,” seraya mengambil topi lain yang ada di tasnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Musafir muda ini menolak pemberian topi, dan bersikeras meminta air. Demikian pula perempuan ini tidak bersedia memberi air dan hanya mau memberi topi. Akhirnya musafir muda ini marah dan pergi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dua ratus meter kemudian ia berjalan terseok-seok, akhirnya bertemu dengan musafir laki-laki tua yang naik keledai dengan membawa dua kantung besar air juga. Dimintanya air barang beberapa teguk pada laki-laki tua itu, namun laki-laki tua itu tak mau memberikan, seraya berujar, “Aku sendiri juga perlu air ini untuk perjalanan yang masih jauh, jika kau mau kuberikan kamu sepatu,” katanya sambil mengambil sepatu lain yang ada di tasnya. Musafir muda ini menolak pemberian sepatu itu, dan bersikeras meminta air. Namun laki-laki tua ini tidak bersedia memberi air dan hanya mau memberi topi. Akhirnya musafir muda ini&lt;br /&gt;tambah marah dan pergi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selang lima ratus meter dari situ, ia tiba di sebuah oasis besar yang airnya sangat jernih dan teduh. Dengan bergegas ia menuju tepi air untuk mengambil minum. Namun tiba-tiba telah berdiri di depannya dua orang tentara kerajaan yang menjaga oasis itu, sambil berkata &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;“Dilarang keras mengambil air ini, kecuali kamu memakai topi dan sepatu!”.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Apa moral cerita di atas ? Kadang kita menolak suatu pemberian/ilmu, padahal kita belum tahu di kelak kemudian hari ternyata kita butuhkan pemberian atau ilmu itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8690461967933747843?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8690461967933747843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8690461967933747843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8690461967933747843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8690461967933747843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/01/kisah-3-musafir.html' title='Kisah 3 Musafir'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SXf37bgO-II/AAAAAAAAAJ0/PrzbBtyMA5E/s72-c/fresh+water.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8683958673062997913</id><published>2009-01-20T10:52:00.003+07:00</published><updated>2009-01-20T11:00:06.927+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moral'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengucap syukur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='etika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menghargai orang lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasi'/><title type='text'>Sebutir Nasi di piringmu...</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Ada email yang kiranya membuat kita bisa mengambil nilai positif nya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Pu Yao Liu Xia Yi Li Mi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;"jangan sisakan sebutir nasi di piringmu...! " &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Dikisahkan di sebuah kerajaan kecil, sang raja mempunyai seorang putera yang sangat dimanjakan. merasa sebagai anak semata wayang sekaligus putera mahkota kerajaan, dia tumbuh menjadi remaja yang urakan, tidak tahu sopan santun dan tidak mau menghargai orang lain. Ia bahkan suka melecehkan para pengasuhnya. karena itu, pangeran kecil ini dibenci dan dihindari oleh para pengasuh maupun pegawai istana lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Walau dibenci dan dijauhi, pangeran kecil ini masih punya satu-satunya sahabat seusianya yang setia kepadanya, yaitu si bocah laki-laki anak dari si juru masak istana. Si bocah tinggal di bangunan kecil jauh di belakang istana kerajaan. Karena dilarang menginjakkan kakinya ke dalam istana, maka sang pangeran kecillah yang biasa datang bermain ke rumahnya si bocah. Suatu hari, pangeran kecil meminta si bocah untuk menemaninya makan siang di ruang makan istana. Bukan menemaninya makan, tetapi berdiri manis menunggui sambil melihat sang pangeran makan. Sesaat sebelum makan, pangeran kecil terlihat menundukkan kepala sambil mulutnya berkomat-kamit seolah sedang berdoa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Sejenak kemudian, pangeran kecil mulai melahap hidangnya yang tersaji di meja makan. Semua jenis makanan yang enak-enak dan mahal dicicipi. Pangeran bersantap sambil bertingkah seperti orang yang sedang kelaparan dan ingin menghabiskan semua makanan yang di atas meja. Kadang ia hanya mencuil dan mengigit makanannya, lalu memuntahkan dan membuang sisanya di meja. Meja makan jadi berantakan dan sisa-sisa makanan berserakan di mana-mana. Sang pangeran seperti sedang mengolok-olok sahabatnya yang hanya berdiri memandanginya. Tapi bukannya merasa dihina, si bocah kecil itu malah tersenyum-senyum sedari tadi. Pangeran kecil pun jadi tersinggung dan marah melihat kelakuan sahabatnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;"Hai... apa yang kamu tertawakan? Beraninya kamu tertawa seperti itu di hadapanku? Kamu iri melihat aku makan enak? teriak pangeran kecil itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;"Tidak, tidak ada apa-apa...," jawab si bocah. "Kalau tidak ada apa-apa, mengapa kamu tertawa? Apanya yang lucu?" tanya sang pangeran sengit. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;"Pangeran jangan cepat marah, hamba sungguh senang dan tidak menyangka sama sekali, bahwa seorang pangeran pun ternyata juga berdoa sebelum makan. Apa yang pangeran ucapkan dalam doa tadi?" tanya si bocah. "Walaupun aku seorang pangeran, aku juga orang beragama. Di agamaku sejak kecil diajarkan, supaya setiap hendak makan mengucapkan ¸Ð Ð» (Gan Xie) doa terima kasih kepada Yang Maha Kuasa, atas pemberian makanan yang dihidangkan untukku," jelas sang pangeran dengan bangga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Si bocah kecil tetap saja tersenyum-senyum. Tapi kali ini ia berani berkata demikian, "Menurut pendapat hamba yang mulia, Rasa syukur dan terima kasih akan lebih berarti bila ditujukan juga kepada orang-orang ynag telah menyediakan semua bahan makanan dan memasak hingga tersaji hidangan di meja ini," kata si bocah. "Lihatlah sisa makanan yang berceceran di piring dan meja itu. Perlu berapa orang untuk membuat itu semua?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;"Apa maksud kata-katamu itu? Aku kan seorang pangeran yang boleh berbuat apa saja sesuai kehendakku.. ." kilah sang pangeran kecil. Si sahabat tiba-tiba menarik tangan sang pangeran dan mengajaknya menuju ke dapur istana. Ia bawa sang pangeran menyaksikan bagaimana juru masak istana dan para pekerja dapur begitu sibuk menyiapkan makanan serta membuat berbagai macam masakan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Saat mereka berkeliling, dari pintu belakang istana tampak seorang petani sedang membawa sekarung beras sebagai hantaran wajib ke istana. Pangeran kecil menyapa si petani bak seorang raja yang berkuasa. "Hai...Paman. .. Terima kasih atas persembahanmu. Bagaimana panen padi kali ini?" tanya sang pangeran berlagak bijak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;"Panen kali ini buruk sekali. Tuan" jawab si petani ketakutan. "Sudah tiga bulan kami bekerja keras, dari membajak, menanam, mengairi sawah sampai memupuk tanaman, tapi hasilnya sia-sia. Sawah ladang dihancurkan tikus dan hama wereng. Jadi, ampuni kami hanya mampu mempersembahkan sekarung beras ini. Hanya itu yang kami punya. Karena kami pun belum tahu bagaimana memberi makan pada anak istri kami," ujarnya sambil menghela napas panjang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Mendengar jawaban itu, pangeran kecil tersentak dan baru tersadar. Ternyata rakyatnya sangat menderita dan terancam kelaparan. Sementara dirinya malah menyia-yiakan dan membuang-buang makanan yang begitu berharga. Sang pangeran kecil kemudian lari meninggalkan tempat itu, tingkah laku pangeran kecil berubah total. Ia menjadi anak yang sopan dan mau menghargai orang lain. Setiap kali makan, ia selalu mengingatkan dirinya sendiri, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SXVMDN_77-I/AAAAAAAAAI8/8c-g6p1vxGw/s1600-h/bintang.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293220555225034722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 40px; CURSOR: hand; HEIGHT: 40px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SXVMDN_77-I/AAAAAAAAAI8/8c-g6p1vxGw/s320/bintang.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pembaca yang budiman. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Sejak kecil kita telah dididik untuk selalu berdoa dan mengucap syukur atas semua berkat yang diberikan Tuhan kepada kita. Mengucap syukur bukan sekedar berdoa, bukan pula sekedar melaksanakan formalitas ritual beragama. Tetapi lebih dari itu, rasa syukur kita harus disertai dengan sikap menghargai dan menghormati orang lain dalam kehidupan sehari-hari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Sebelum butiran nasi yang kita makan sehari-hari mengenyangkan perut kita, betapa banyak kerja dan kegiatan yang mendahuluinya. Bila kita bisa menghargai arti sebutir nasi serta orang-orang yang menghasilkannya, maka dasar pengertian dan kebijaksanaan itu akan melahirkan sikap mental positif dalam kehidupan kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Doa dan syukur harus didasarkan pada perbuatan nyata dan pengertian yang benar mengenai apa yang kita lakukan. Jika setiap doa yang kita ajarkan kepada anak-anak kita, disertai dengan pengertian kebijakan untuk menghargai segala usaha dan jerih payah orang lain, serta tidak menyia-yiakan berkah yang sedang kita nikmati, niscaya, mereka kelak akan tumbuh menjadi orang-orang yang luhur budi pekertinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Sekali lagi ingat, ketika kita makan : ²» ÒªÁôÏÂÒ»Á£Ã× (Pu Yao Liu Xia Yi Li Mi) "jangan sisakan sebutir nasi di piringmu...! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Succes Is My Right&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8683958673062997913?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8683958673062997913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8683958673062997913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8683958673062997913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8683958673062997913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2009/01/sebutir-nasi-di-piringmu.html' title='Sebutir Nasi di piringmu...'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SXVMDN_77-I/AAAAAAAAAI8/8c-g6p1vxGw/s72-c/bintang.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8159479212642908412</id><published>2008-12-18T07:58:00.002+07:00</published><updated>2008-12-18T08:10:43.256+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menerima diri sendiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='damai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebijkasanaan'/><title type='text'>3 PINTU KEBIJAKSANAAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SUmgwIxck4I/AAAAAAAAAIs/Ty5kpl35BWc/s1600-h/pintu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280928786917659522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 307px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SUmgwIxck4I/AAAAAAAAAIs/Ty5kpl35BWc/s320/pintu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yg pemberani, trampil dan pintar.Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan Hidupku" Sang Pangeran meminta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir", ujar Pertapa."Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan Hidupmu engkau akan menemui3 pintu. Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata hatimu. Sekarang pergilah" sang Pertapa menghilang dan Pangeran melanjutkanperjalanannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Segera ia menemukan sebuah pintu besar yang di atasnya tertulis kata "UBAHLAH DUNIA" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Ini memang yang kuinginkan" pikir sang Pangeran. "Karena di Dunia ini ada hal-hal yang aku sukai dan ada pula hal2 yang tak kusukai. Aku akan mengubahnya agar sesuai keinginanku" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka mulailah ia memulai pertarungannya yang pertama, yaitu mengubah dunia. Ambisi, cita-cita dan kekuatannya membantunya dalam usaha menaklukkan dunia agar sesuai hasratnya. Ia mendapatkan banyak kesenangan dalam usahanya tetapi hatinya tidak merasa damai. Walau sebagian berhasil diubahnya tetapi sebagian lainnya menentangnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari, ia bertemu sang Pertapa kembali.&lt;br /&gt;"Apa yang engkau pelajari dari Jalanmu ?" Tanya sang Pertapa&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Aku belajar bagaimana membedakan apa yang dapat kulakukan dengan kekuatanku dan apa yang di luar kemampuanku, apa yang tergantung padaku dan apa yang tidak tergantung padaku" jawab Pangeran &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Bagus! Gunakan kekuatanmu sesuai kemampuanmu. Lupakan apa yang diluar kekuatanmu, apa yang engkau tak sanggup mengubahnya" dan sang Pertapa menghilang" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, sang Pangeran tiba di Pintu kedua yang bertuliskan "UBAHLAH SESAMAMU" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Ini memang keinginanku" pikirnya. "Orang-orang di sekitarku adalah sumber kesenangan, kebahagiaan, tetapi mereka juga yang mendatangkan derita, kepahitan dan frustrasi" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian ia mencoba mengubah semua orang yang tak disukainya. Ia mencoba mengubah karakter mereka dan menghilangkan kelemahan mereka. Ini menjadi pertarungannya yang kedua. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun berlalu, kembali ia bertemu sang Pertapa.&lt;br /&gt;"Apa yang engkau pelajari kali ini?" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Saya belajar, bahwa mereka bukanlah sumber dari kegembiraan atau kedukaanku, keberhasilan atau kegagalanku. Mereka hanya memberikan kesempatan agar hal-hal tsb dapat muncul. Sebenarnya di dalam diriku lah segala hal tersebut berakar" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Engkau benar" Kata sang Pertapa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Apa yang mereka bangkitkan dari dirimu, sebenarnya mereka mengenalkan engkau pada dirimu sendiri. Bersyukurlah pada mereka yang telah membuatmu senang &amp;amp; bahagia dan bersyukur pula pada mereka yang menyebabkan derita dan frustrasi. Karena melalui mereka lah, Kehidupan mengajarkanmu apa yang perlu engkau kuasai dan jalan apa yang harus kautempuh"&lt;br /&gt;Kembali sang Pertapa menghilang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kini Pangeran sampai ke pintu ketiga "UBAHLAH DIRIMU"&lt;br /&gt;"Jika memang diriku sendiri lah sumber dari segala problemku, memang disanalah aku harus mengubahnya" Ia berkata pada dirinya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan ia memulai pertarungannya yang ketiga. Ia mencoba mengubah karakternya sendiri, melawan ketidak sempurnaannya, menghilangkan kelemahannya, mengubah segala hal yg tak ia sukai dari dirinya, yang tak sesuai dengan gambaran ideal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun berusaha, dimana sebagian ia berhasil dan sebagian lagi gagal dan ada hambatan, Pangeran bertemu sang Pertapa kembali.&lt;br /&gt;"Kini apa yang engkau pelajari ?" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Aku belajar bahwa ada hal-hal di dalam diriku yang bisa ditingkatkan danada yang tidak bisa saya ubah" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Itu bagus" ujar sang pertapa. "Ya" lanjut Pangeran, "tapi saya mulai lelah untuk bertarung melawan dunia, melawan setiap orang dan melawan diri sendiri. Tidakkah ada akhir dari semua ini? Kapan saya bisa tenang? Saya ingin berhenti bertarung, ingin menyerah, ingin meninggalkan semua ini !" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah pelajaranmu berikutnya" ujar Pertapa. Tapi sebelum itu, balikkan punggungmu dan lihatlah Jalan yang telah engkau tempuh" Dan iapun menghilang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat ke belakang, ia memandang Pintu Ketiga dari kejauhan danmelihat adanya tulisan di bagian belakangnya yang berbunyi "TERIMALAH DIRIMU". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pangeran terkejut karena tidak melihat tulisan ini ketika melalui pintu tsb."Ketika seorang mulai bertarung, maka ia mulai menjadi buta" katanya pada dirinya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ia juga melihat, bertebaran di atas tanah, semua yang ia campakkan, kekurangannya, bayangannya, ketakutannya. Ia mulai menyadari bagaimana mengenali mereka, menerimanya dan mencintainya apa adanya. Ia belajar mencintai dirinya sendiri dan tidak lagi membandingkan dirinya dengan orang lain, tanpa mengadili, tanpa mencerca dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Ia bertemu sang Pertapa, dan berkata "Aku belajar, bahwa membenci dan menolak sebagian dari diriku sendiri sama saja dengan mengutuk untuk tidak pernah berdamai dengan diri sendiri. Aku belajar untuk menerima diriku seutuhnya, secara total dan tanpa syarat." &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Bagus, itu adalah Pintu Pertama Kebijaksanaan" , ujar Pertapa. "Sekarang engkau boleh kembali ke Pintu Kedua" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Segera ia mencapai Pintu Kedua, yang tertulis di sisi belakangnya "TERIMALAH SESAMAMU" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ia bisa melihat orang2 di sekitarnya, mereka yang ia suka dan cintai, serta mereka yang ia benci. Mereka yang mendukungnya, juga mereka yang melawannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang mengherankannya, ia tidak lagi bisa melihat ketidaksempurnaan mereka, kekurangan mereka. Apa yang sebelumnya membuat ia malu dan berusaha mengubahnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ia bertemu sang Pertapa kembali, "Aku belajar" ujarnya "Bahwa dengan berdamai dengan diriku, aku tak punya sesuatupun untuk dipersalahkan pada orang lain, tak sesuatupun yg perlu ditakutkan dari merela. Aku belajar untuk menerima dan mencintai mereka, apa adanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah Pintu Kedua Kebijaksanaan" ujar sang Pertapa, "Sekarang pergilah ke Pintu Pertama"&lt;br /&gt;Dan di belakang Pintu Pertama, ia melihat tulisan "TERIMALAH DUNIA" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh aneh" ujarnya pada dirinya sendiri "Mengapa saya tidak melihatnya sebelumnya". Ia melihat sekitarnya dan mengenali dunia yang sebelumnya berusaha ia taklukkan dan ia ubah. Sekarang ia terpesona dengan betapa cerah dan indahnya dunia. Dengan kesempurnaannya.&lt;br /&gt;Tetapi, ini adalah dunia yang sama, apakah memang dunia yang berubah atau cara pandangnya? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kembali ia bertemu dengan sang Pertapa : "Apa yang engkau pelajarisekarang ?"&lt;br /&gt;"Aku belajar bahwa dunia sebenarnya adalah cermin dari jiwaku. Bahwa Jiwaku tidak melihat dunia melainkan melihat dirinya sendiri di dalam dunia. Ketika jiwaku senang, maka dunia pun menjadi tempat yang menyenangkan. Ketika jiwaku muram, maka dunia pun kelihatannya muram.&lt;br /&gt;Dunia sendiri tidaklah menyenangkan atau muram. Ia ADA, itu saja.Bukanlah dunia yang membuatku terganggu, melainkan ide yang aku lihat mengenainya. Aku belajar untuk menerimanya tanpa menghakimi, menerima seutuhnya, tanpa syarat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Itu Pintu Ketiga Kebijaksanaan" ujar sang Pertapa. "Sekarang engkau berdamai dengan dirimu, sesamamu dan dunia" Sang pertapa pun menghilang.&lt;br /&gt;Sang pangeran merasakan aliran yang menyejukkan dari kedamaian,ketentraman, yang berlimpah merasuki dirinya. Ia merasa hening dan damai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8159479212642908412?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8159479212642908412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8159479212642908412' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8159479212642908412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8159479212642908412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/12/3-pintu-kebijaksanaan.html' title='3 PINTU KEBIJAKSANAAN'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SUmgwIxck4I/AAAAAAAAAIs/Ty5kpl35BWc/s72-c/pintu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-751739492532367384</id><published>2008-12-12T10:36:00.002+07:00</published><updated>2008-12-12T10:40:47.416+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='EQ'/><title type='text'>7 KIAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DI KANTOR</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SUHdKnhxFdI/AAAAAAAAAIk/s-WcNCetT6s/s1600-h/koek+api.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278743412733973970" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 199px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SUHdKnhxFdI/AAAAAAAAAIk/s-WcNCetT6s/s320/koek+api.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Emosi adalah hal begitu saja terjadi dalam hidup Anda. Anda menganggap bahwa perasaan marah, takut, sedih, senang, benci, cinta, antusias, bosan, dan sebagainya adalah akibat dari atau hanya sekedar respon Anda terhadap berbagai peristiwa yang terjadi pada Anda &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;Membahas soal emosi maka sangat kait eratannya dengan kecerdasan emosi itu sendiri dimana merupakan kemampuan seseorang untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain) dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kecerdasan emosional juga mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial. Ketrampilan yang berkaitan dengan kecerdasan emosi antara lain misalnya kemampuan untuk memahami orang lain, kepemimpinan, kemampuan membina hubungan dengan orang lain, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim, membentuk citra diri positif, memotivasi dan memberi inspirasi dan sebagainya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nah, agar kecerdasan emosional Anda terjaga dengan baik, berikut 7 ketrampilan yang harus Anda perhatikan dan tak ada salahnya Anda coba: &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Mengenali emosi diri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketrampilan ini meliputi kemampuan Anda untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, Anda harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan. Berikut adalah beberapa contoh pesan dari emosi: takut, sakit hati, marah, frustasi, kecewa, rasa bersalah, kesepian. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Melepaskan emosi negatif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketrampilan ini berkaitan dengan kemampuan Anda untuk memahami dampak dari emosi negatif terhadap diri Anda. Sebagai contoh keinginan untuk memperbaiki situasi ataupun memenuhi target pekerjaan yang membuat Anda mudah marah ataupun frustasi seringkali justru merusak hubungan Anda dengan bawahan maupun atasan serta dapat menyebabkan stres. Jadi, selama Anda dikendalikan oleh emosi negatif Anda justru Anda tidak bisa mencapai potensi terbaik dari diri Anda. Solusinya, lepaskan emosi negatif melalui teknik pendayagunaan pikiran bawah sadar sehingga Anda maupun orang-orang di sekitar Anda tidak menerima dampak negatif dari emosi negatif yang muncul. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Mengelola emosi diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Anda jangan pernah menganggap emosi negatif atau positif itu baik atau buruk. Emosi adalah sekedar sinyal bagi kita untuk melakukan tindakan untuk mengatasi penyebab munculnya perasaan itu. Jadi emosi adalah awal bukan hasil akhir dari kejadian atau peristiwa. Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu Anda mencapai kesuksesan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri, yaitu: pertama adalah menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada Anda. Kedua berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya. Ketiga adalah dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kemampuan kita mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Memotivasi diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri dan menguasai diri sendiri, dan untuk berkreasi. Kendali diri emosional--menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati--adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang. Ketrampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki ketrampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apapun yang mereka kerjakan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Mengenali emosi orang lain&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Penguasaan ketrampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain. Inilah yang disebut sebagai komunikasi empatik. Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Ketrampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;Mengelola emosi orang lain&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jika ketrampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antar pribadi, maka ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Manusia adalah makhluk emosional. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antar manusia. Ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antar pribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antar korporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antar individu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;* &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;Memotivasi orang lain&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketrampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari ketrampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain. Ketrampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan andal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jadi, sesungguhnya ketujuh ketrampilan ini merupakan langkah-langkah yang berurutan. Anda tidak dapat memotivasi diri sendiri kalau Anda tidak dapat mengenali dan mengelola emosi diri sendiri. Setelah Anda memiliki kemampuan dalam memotivasi diri, barulah kita dapat memotivasi orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-751739492532367384?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/751739492532367384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=751739492532367384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/751739492532367384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/751739492532367384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/12/7-kiat-meningkatkan-kecerdasan.html' title='7 KIAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DI KANTOR'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SUHdKnhxFdI/AAAAAAAAAIk/s-WcNCetT6s/s72-c/koek+api.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-6282243455595177544</id><published>2008-12-11T12:18:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T12:20:48.631+07:00</updated><title type='text'>Prinsip 90/10</title><content type='html'>Dapet dari email teman nih..Bagus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP 90/10&lt;br /&gt;oleh: STEPHEN COVEY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana prinsip 90/10 itu?&lt;br /&gt;- 10% dari hidup Anda terjadi karena apa yang langsung Anda alami.&lt;br /&gt;- 90% dari hidup Anda ditentukan dari cara Anda bereaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Maksudnya?&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri Anda.&lt;br /&gt;Contohnya: Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule Anda. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana Anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini. Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Dari cara reaksi Anda !!!. Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi Anda dapat mengontrol reaksi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita lihat contoh di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONDISI:&lt;br /&gt;Anda makan pagi dengan keluarga Anda. Anak Anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman Anda sehingga pakaian kerja Anda tersiram kotor. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi Anda (1):&lt;br /&gt;Anda bentak anak Anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian Anda. Anak Anda akhirnya menangis. Setelah membentak, Anda menoleh ke istri Anda dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir di ujung meja.&lt;br /&gt;Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang makan, anak Anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak Anda ketinggalan bis. Istri Anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar anak Anda ke sekolah. Karena Anda telat, Anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.&lt;br /&gt;Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya Anda sampai di sekolah. Anak Anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.&lt;br /&gt;Setelah tiba di kantor di mana Anda telat 20 menit, Anda baru ingat kalau tas Anda tertinggal di rumah.&lt;br /&gt;Hari kerja Anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran Anda terganggu karena kondisi di rumah. Pada saat tiba di rumah, Anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri dan anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ?&lt;br /&gt;Karena cara Anda bereaksi pada pagi hari.&lt;br /&gt;Mengapa Anda mengalami hari yang buruk ?*&lt;br /&gt;1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?&lt;br /&gt;2. Apakah penyebabnya karena anak Anda ?&lt;br /&gt;3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?&lt;br /&gt;4. Apakah Anda penyebabnya ?&lt;br /&gt;Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah ANDA SENDIRI !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang terjadi pada cangkir kopi.&lt;br /&gt;Cara Anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk Anda.&lt;br /&gt;Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya Anda sikapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi Anda (2): Cairan kopi menyiram baju Anda. Begitu anak Anda akan menangis, Anda berkata lembut : "Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya." Anda ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya Anda menuju jendela ruang depan dan melihat anak Anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke Anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi istri Anda dan mengatakan: "Sampai jumpa makan malam nanti." Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menegur staf Anda. Bos Anda mengomentari semangat dan kecerahan hari Anda di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut?&lt;br /&gt;2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.&lt;br /&gt;Mengapa? Ternyata penyebabnya adalah dari cara Anda bereaksi !.&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang Anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan Anda: kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain yang merugikan. Bagaimana reaksi Anda jika mobil Anda mengalami kemacetan dan terlambat masuk kantor? Apakah Anda akan marah? Memukul stir mobil? Memaki-maki? Apakah tekanan darah Anda akan naik cepat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang peduli jika Anda datang telat 10 detik ? Kenapa Anda biarkan kondisi tersebut merusak hari Anda ? Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir, masalah Anda akan cepat terselesaikan.&lt;br /&gt;Contoh lain:&lt;br /&gt;- Anda dipecat.&lt;br /&gt;Mengapa Anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir? Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pesawat terlambat.&lt;br /&gt;Kondisi ini merusak seluruh schedule Anda. Kenapa Anda marah-marah kepada petugas tiket di bandara ? Mereka tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang terjadi. Kenapa harus stress ? Kondisi ini justru akan memperburuk kondisi Anda. Gunakan waktu Anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang Anda bawa, atau mengenali penumpang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Anda sudah tahu prinsip 90/10.&lt;br /&gt;Gunakanlah dalam aktivitas harian Anda dan Anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat menakjubkan. Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress, masalah berat, cobaan hidup dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti cara menggunakan prinsip 90/10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Sikapilah segala sesuatu dengan hati yang lemah lembut, selalu positive – thinking, beraksilah secara positif, bukalah hati kita untuk saling mengampuni, dan berikanlah senyummu setiap hari niscaya hidup itu akan terasa indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-6282243455595177544?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/6282243455595177544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=6282243455595177544' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6282243455595177544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6282243455595177544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/12/prinsip-9010.html' title='Prinsip 90/10'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8024897644629977804</id><published>2008-09-03T12:06:00.007+07:00</published><updated>2008-09-03T12:20:49.547+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='topeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buka topeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasa sakit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebenaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasa malu'/><title type='text'>"Tapi buka dulu TOPENG mu..."</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#6600cc;"&gt;Maria mengambil nafas panjang, memasang senyumannya yang terbaik dan mengetuk pintu rumah seorang temannya. Bagaimanapun juga, dia sudah &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4dY5WCGPI/AAAAAAAAAH0/_TQI3k_xxwQ/s1600-h/behindMask.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241659329853135090" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" height="134" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4dY5WCGPI/AAAAAAAAAH0/_TQI3k_xxwQ/s200/behindMask.bmp" width="131" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;memasukkan dirinya ke dalam jadwal yang harus dia lakukan juga walaupun sebenarnya itu bukan pilihan pertamanya. Maria dikenal karena kepercayaan dirinya dan kehidupan sosialnya yang "utuh", tapi tiba-tiba dia sadar bahwa sebenarnya dia masih merasa tidak aman dan sendirian. Seolah-olah orang lain telah memilih segala sesuatu dalam hidupnya untuk dia. Hari-harinya dan semua aktivitasnya telah ditentukan sesuai dengan yang diinginkan oleh semua orang lain. Harapan-harapannya sendiri dan keunikan dirinya menghilang dan dia menjadi seseorang yang diharapkan orang lain...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;Apakah Anda pernah merasa diri Anda seperti Maria? Apakah Anda pernah menyadari diri Anda membayangkan bagaimana reaksi orang-orang jika Anda mengeluarkan diri Anda yang sebenarnya? Bagi banyak orang, ada jurang keberadaan yang cukup signifikan antara identitas luar mereka (yang biasa dikenal oleh orang lainnya) dan diri mereka yang sebenarnya. Orang-orang menginginkan kebebasan untuk menjadi diri mereka sendiri tapi seringkali ketakutan akan penolakan atau ketidaksetujuan membuat mereka mengkompromikan individualitas mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4dBzi04cI/AAAAAAAAAHs/fnOhNTAivXw/s1600-h/mask+1.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241658933159190978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="88" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4dBzi04cI/AAAAAAAAAHs/fnOhNTAivXw/s200/mask+1.gif" width="100" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah ada orang yang mengenal diri Anda yang sebenarnya?Banyak dari kita yang menghabiskan hidup kita memakai topeng. Kita memakai beberapa topeng ini untuk menutupi bagian-bagian diri kita yang tidak kita sukai dan menjaga batasan dengan orang lain sehingga kita dapat mengubah cara pandang mereka terhadap kita. Semakin banyak topeng yang kita kenakan, semakin dalam kita menyembunyikan diri kita yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;Memakai topeng-topeng ini membuat kita selalu merasa sendirianAda quote yang mengatakan, "Anda hanya akan pernah dicintai sampai seberapa dalam Anda dikenal." Kita tidak bisa merasa dicintai karena diri kita apa adanya selama kita tidak dikenal sebagaimana adanya kita. Pada waktu yang sama, kita takut bahwa jika kita membuka diri kita yang sebenarnya kita akan ditolak. Lingkaran yang membuat frustasi ini tetap menjaga kita dalam topeng, membuat hubungan-hubungan kita dangkal dan tidak utuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4c5owwK9I/AAAAAAAAAHk/sTZ9gt1k6Lo/s1600-h/topeng2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241658792825859026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 68px; CURSOR: hand; HEIGHT: 82px" height="105" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4c5owwK9I/AAAAAAAAAHk/sTZ9gt1k6Lo/s200/topeng2.jpg" width="84" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagai manusia, kita mempunyai keinginan yang alamiah untuk berubah dan berkembang. Tapi karena kebutuhan kita untuk menyenangkan orang lain, seringkali motivasi untuk berubah hanya sebuah akibat eksternal daripada perubahan sesungguhnya yang dimulai dari dalam. Perubahan jenis ini tidak akan bertahan lama dan kita akan kembali merasa tidak dikenal dan tidak dicintai, juga tidak berubah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;Meskipun ada banyak topeng yang bisa dikenakan oleh seseorang, ada 2 topeng yang sangat umum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241659823954584626" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4d1qA_5DI/AAAAAAAAAH8/hTS8ND1VUFs/s200/topeng1.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#cc0000;"&gt;Topeng untuk menutupi rasa sakit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;Ini adalah topeng senyuman yang kita pakai saat hal-hal dalam hidup kita sedang mengalami kehancuran. Membuka topeng ini berarti mengakui bahwa kita memang tidak sedang baik-baik saja. Kita juga akan menghadapi kemungkinan bahwa mungkin tidak ada seorangpun yang menolong kita. Kesadaran diri ini membutuhkan perubahan yang mendalam. Karena takut akan kegagalan, ini adalah tantangan yang paling dirasakan tidak nyaman bagi banyak orang. Memang dibutuhkan kekuatan untuk melepaskan topeng ini, tapi itu bukan hal yang mustahil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#cc0000;"&gt;Topeng untuk menutupi rasa malu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#000099;"&gt;Ini adalah topeng yang meneriakkan kepercayaan diri atau harga diri dalam kepemilikan material, bahkan walaupun saat memakainya orang yang bersangkutan merasa tidak berharga. Kita memakai topeng ini untuk membuat orang lain melihat bagian-bagian diri kita yang kita sukai, atau membuat mereka memperhatikan hal-hal yang (kita harapkan) akan memberi harga diri kepada kita. Topeng sepeti ini berfungsi sebagai pengalih perhatian untuk mencegah orang lain melihat kekurangan dan kebohongan kita. Topeng ini mengalihkan perhatian orang menjauh dari diri kita yang sebenarnya, dari ke-manusia-an kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Beberapa kebenaran&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt;Kita memakai topeng-topeng karena alasan-alasan yang baik. Kita semua pernah mengalami rasa sakit dan penolakan. Tapi, kita masih ingin diri kita dikenal apa adanya. Bagaimana kita bisa mengatasi dilema ini? Mungkinkah kita akan baik-baik saja jika kita melepaskan topeng-topeng itu sementara kita juga sadar akan resiko-resikonya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt;Kemungkinan untuk bebas menjadi diri sendiri akan selalu diperhadapkan dengan resiko penolakan, kecuali kita bisa tahu dengan pasti bahwa kita aman dari rasa sakit itu. Bagaimanapun juga, orang lain tidak dapat memberikan jaminan ini. Sama seperti kita, mereka juga manusia yang tidak sempurna dan mempunyai kekurangan. Mereka mungkin tidak dapat berada di samping kita saat kita membutuhkan mereka dan mereka juga seringkali membuat kita kecewa bahkan pada saat mereka berusaha untuk tidak membuat kita kecewa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Satu-satunya tempat yang aman&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;color:#000099;"&gt;Tuhan adalah Satu-satunya yang menerima kita apa adanya, tanpa menuntut apapun selain agar kita mempunyai hubungan pribadi dengannya. Kita tahu kita semua tidak sempurna, dan seringkali perasaan ini cukup besar untuk membuat kita menutupi diri kita dengan begitu banyak topeng. Tapi yesus telah datang dan hidup di dunia ini agar kita bisa berbagi dalam hubungan kita denganNya. Kristus hidup dan mengorbankan hidupNya untuk kita. Semua itu memberi kita kesempatan untuk menyambut Kristus ke dalam hidup kita dan menerima anugrahNya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000000;"&gt;Mengetahui bahwa kita selalu disambut di dalam pelukan Tuhan sebagaimana kita adanya, membebaskan kita dari standar-standar yang tidak realistis dan mendorong kita untuk mulai melepaskan topeng-topeng kita dan hidup dalam kehidupan yang otentik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8024897644629977804?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8024897644629977804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8024897644629977804' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8024897644629977804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8024897644629977804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/09/tapi-buka-dulu-topeng-mu.html' title='&quot;Tapi buka dulu TOPENG mu...&quot;'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SL4dY5WCGPI/AAAAAAAAAH0/_TQI3k_xxwQ/s72-c/behindMask.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-4988450201268872243</id><published>2008-08-15T08:24:00.002+07:00</published><updated>2008-08-15T08:31:10.967+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manikmati hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arti hidup'/><title type='text'>Menuntun keong berjalan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SKTb7gcR57I/AAAAAAAAAHM/SWNCd2TQ-AU/s1600-h/fresh+water.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234550482278672306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SKTb7gcR57I/AAAAAAAAAHM/SWNCd2TQ-AU/s320/fresh+water.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kuyakin kita semua punya cerita sendiri dalam menjalani kehidupan...Dan tak mudah untuk selalu tersenyum dan meyakinkan hati bahwa esok akan lebih baik, dan selalu ada jalan untuk setiap persoalan.Hope, this enlighten us to walk through our lives...... Cheers&lt;br /&gt;And this is the story: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat. Keong sudah berusaha keras merangkak, setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf, seraya berkata : "aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka. Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan. Ya Tuhan! Mengapa ? aku bertanya sambil menatap langit sunyi-senyap Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang. Pelankan langkah, tenangkan hati.... Oh, Tiba-tiba...tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.&lt;br /&gt;Ada lagi!&lt;br /&gt;Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing.&lt;br /&gt;Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Oh? Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ??&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga! Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat memahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo aku berjalan sendiri dengan cepatnya.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"He's here and with me for a reason" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Renungan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu. Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Saat bertemu penolongmu, Ingat untuk berterima kasih dan bersyukur padaNya. Karena ialah yang mengubah hidupmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih. Karena Ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Saat bertemu orang yang pernah kau benci, Sapalah dengan tersenyum. Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya. Karena jika bukan karena dia, Hari ini Engkau tak memahami dunia ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, Berkatilah dia. Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap Ia bahagia? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, Berterima-kasihlah bahwa Ia pernah Ada dalam hidupmu. Karena Ia adalah bagian dari nostalgiamu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu, Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya. Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa Ia mencintaimu. Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-4988450201268872243?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/4988450201268872243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=4988450201268872243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/4988450201268872243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/4988450201268872243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/08/menuntun-keong-berjalan.html' title='Menuntun keong berjalan'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SKTb7gcR57I/AAAAAAAAAHM/SWNCd2TQ-AU/s72-c/fresh+water.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-4214623524441182355</id><published>2008-08-07T12:18:00.003+07:00</published><updated>2008-08-07T12:24:14.990+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='promosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jabatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='target'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna pekerjaan'/><title type='text'>Karir seakan mandek??</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SJqGloFkVVI/AAAAAAAAAHE/MzsXKlNxYFE/s1600-h/teguh.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231641898118305106" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SJqGloFkVVI/AAAAAAAAAHE/MzsXKlNxYFE/s320/teguh.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Meski setiap tugas dari atasan berhasil dikerjakan dengan baik, tapi tanda-tanda mendapatkan promosi tak kunjung datang. Mungkin kesalahan tidak hanya ada di posisi anda, tapi juga faktor lingkungan kerja. Jika jenjang karir yang ingin anda kejar saat ini, maka anda perlu mewaspadai beberapa hal yang bisa menjadi batu sandungan berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Semua Dimasukkan ke Hati&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Tidak semua orang beruntung bekerja di lingkungan yang ideal. Seringkali kita harus menghadapi rekan kerja yang malas atau atasan yang cerewet. Agar "kerikil-kerikil" tersebut tidak mengganggu kinerja kita, semua hal yang menjengkelkan jangan dimasukkan ke hati. Tetaplah fokus pada tujuan dan jangan biarkan hal itu mengganggu konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kurang Bertanya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#330099;"&gt;Seorang reporter baru di sebuah koran ternama berbagi kiat suksesnya, "Teman-teman di kantor baru saya tidak pernah mengajari saya bagaimana mejadi wartawan yang baik. Akhirnya di kantor saya yang banyak bertanya dan menimba ilmu dari para senior," ujarnya. Jadi, jika anda merasa "sendirian" dalam mengerjakan sebuah tugas dari atasan, jangan ragu untuk bertanya dan jangan takut untuk meminta penjelasan jika jawaban yang diberikan kurang memuaskan. Asal anda tahu, para atasan sebenarnya lebih suka diberi pertanyaan daripada harus mengoreksi kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Jangan Disembunyikan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Presentasi yang anda lakukan mendapat apresiasi positif dari klien? Atau anda berhasil meraih prestasi tertentu di luar pekerjaan? Jangan disembunyikan, sampaikan pada atasan agar mereka mengetahui potensi yang anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Terlalu Perfeksionis&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#333399;"&gt;Menjadi seorang perfeksionis memang bukan sebuah dosa, namun anda tidak harus melakukannya jika sampai mengorbankan pekerjaan. Misalnya saja karena tidak ingin ada kesalahan tipografi dalam proposal, anda sampai melakukan cek berulang-ulang sehingga pekerjaan lain terbengkalai.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Takut Negosiasi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; Kesalahan umum yang sering dilakukan karyawan wanita di dunia kerja adalah tidak berani bernegosiasi. Banyak karyawan yang merasa takut untuk mengemukakan sesuatu padahal itu demi kepentingannya sendiri. Ingin mengajukan permohonan cuti, naik jabatan, naik gaji, atau mengerjakan sebuah tugas dari atasan? Jangan cepat menyerah untuk mengajukan tawaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Terperangkap Dalam Tugas Administratif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#000099;"&gt;Apakah selama bertahun-tahun tugas anda hanya berkisar pada menjawab telepon, mengatur arsip dan mencatat surat yang masuk? Jika iya, maka anda berada jauh dari impian untuk meraih jenjang karir yang lebih tinggi. Kini tiba saatnya bagi anda untuk mencari tantangan lebih dengan mengerjakan tugas lain yang menonjolkan kemampuan dan mengasah potensi anda. Lakukan sekarang juga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Selalu Melihat ke Atas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Demi mengejar karir tentu kita harus bekerja maksimal agar atasan menilai kita dengan baik. Tapi sebaiknya jangan lupakan kolega anda, yakni teman-teman satu tim. Ada lho karyawan yang rela mengklaim sebuah proyek sebagai prestasinya meskipu sebenarnya itu merupakan kerja keras sebuah tim. Jangan sampai karena ingin menyenangkan hati atasan, kita mengorbankan teman. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-4214623524441182355?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/4214623524441182355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=4214623524441182355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/4214623524441182355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/4214623524441182355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/08/karir-seakan-mandek.html' title='Karir seakan mandek??'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SJqGloFkVVI/AAAAAAAAAHE/MzsXKlNxYFE/s72-c/teguh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-5318719841607714114</id><published>2008-07-29T10:55:00.002+07:00</published><updated>2008-07-29T10:58:31.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepiting'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap hidup'/><title type='text'>--kepiting--</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SI6U3G5EXXI/AAAAAAAAAG8/2jc2Tayjs1A/s1600-h/kepiting.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228279891887414642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SI6U3G5EXXI/AAAAAAAAAG8/2jc2Tayjs1A/s320/kepiting.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifat kepiting. Semoga Anda tidak memiliki sifat kepiting yang dengki. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakan kepiting sawah. Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantap untuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaan ini, kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom, sekuat tenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipun hasil buruannya selalu berusaha meloloskan diri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting. Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar dari baskom, teman-temannya pasti akan menariknya lagi kembali ke dasar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke mulut baskom, lagi-lagi temannya akan menariknya turun... dan begitu seterusnya sampai akhirnya tidak ada yang berhasil keluar.&lt;br /&gt;Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilah sekawanan kepiting yang dengki itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Begitu pula dalam kehidupan ini... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tanpa sadar kita juga terkadang menjadi seperti kepiting-kepiting itu. Yang seharusnya bergembira jika teman atau saudara kita mengalami kesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraih dengan jalan yang nggak bener. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apalagi di dalam bisnis atau hal lain yang mengandung unsur kompetisi, sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin nyata dan kalau tidak segera kita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kesuksesan akan datang kalau kita bisa menyadari bahwa di dalam bisnis atau persaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih penting dari itu seberapa jauh kita bisa mengembangkan diri kita seutuhnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Jika kita berkembang, kita mungkin bisa menang atau bisa juga kalah dalam suatu persaingan, namun yang pasti kita menang dalam kehidupan ini. Pertanda seseorang adalah 'kepiting': &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;1. Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi) yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalam bertindak &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;2. Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;3. Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahui kelemahan dirinya sendiri sehingga ia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yang akan keluar dari baskom dan melupakan usaha pelolosan dirinya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;..Seharusnya kepiting-kepiting itu tolong-menolong keluar dari baskom, namun yah... dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya. .. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Coba renungkan berapa waktu yang Anda pakai untuk memikirkan cara-cara menjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, atau agama.&lt;br /&gt;Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri Anda menjadi pribadi yang sehat dan sukses. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Betapa pun banyaknya kucing berkelahi, selalu saja banyak anak kucing lahir. (Abraham Lincoln) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-5318719841607714114?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/5318719841607714114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=5318719841607714114' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5318719841607714114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5318719841607714114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/07/kepiting.html' title='--kepiting--'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SI6U3G5EXXI/AAAAAAAAAG8/2jc2Tayjs1A/s72-c/kepiting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-4035755242144463856</id><published>2008-07-29T10:48:00.002+07:00</published><updated>2008-07-29T10:54:52.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manfaat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cara pandang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bubur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasi'/><title type='text'>Nasi sudah menjadi Bubur</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SI6UVB2htvI/AAAAAAAAAG0/c63hbmPYR1Q/s1600-h/tambah+ajaa.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228279306419025650" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SI6UVB2htvI/AAAAAAAAAG0/c63hbmPYR1Q/s320/tambah+ajaa.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalimat yang sering kita dengar..sudah tak asing lagi di telinga kita..jika sesuatu keterlanjuran telah terjadi..bibir ini sering melontarkan kata-kata, " Nasi sudah menjadi bubur”. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Betulkah ungkapan ini? Atau sekedar mencari pembenaran untuk tidak memperbaiki yang sudah ada? Semoga, setelah membaca cerita berikut, kita akan memiliki pandangan berbeda terhadap suatu keterlanjuran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang mahasiswa kuliahnya tidak serius. Kadang masuk kuliah kadang tidak, tugas terbengkalai, SKS yang harus dikejar masih banyak, dan jarang sekali belajar. Begitu ditanya ternyata dia merasa terjebak masuk ke jurusan yang dipilihnya karena dia hanya ikut-ikutan saja. Teman-temannya masuk jurusan tersebut, dia pun ikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Mengapa kamu tidak pindah saja?” tanya temannya, Budi.“Ah, biarlah, nasi sudah menjadi bubur” jawabnya, tidak peduli.“Apakah kamu akan tetap seperti ini?”“Mau gimana lagi, saya bilang nasi sudah jadi bubur, tidak bisa diperbaiki lagi.” jawabnya berargumen.“Kalau kamu pindah kejurusan yang kamu sukai, kan kamu akan lebih enjoy.” kata temannya.“Saya ini sudah tua, masa harus kuliah dari awal lagi. Saya terlambat menyadari kalau saya salah masuk jurusan.” jelasnya sambil merebahkan diri di kasur dan mengambil remote control TV-nya.“Memang tidak ada yang bisa kamu lakukan lagi?” selidik temannya.“Tidak, saya sudah katakan berulang-ulang nasi sudah jadi bubur.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Temannya pun diam sejenak, dia bingung melihat temannya yang sudah tidak semangat lagi. Kemudian dia teringat pada temannya yang memiliki nasib yang sama, salah memilih jurusan. Dia pun pulang ke rumahnya kemudian menelpon temannya tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Jaka, perasaan kamu pernah cerita sama saya, kalau kamu salah memilih jurusan?” tanya Budi kepada Jaka.“Memang saya salah memilih jurusan, memangnya kenapa?” jawab Jaka.“Yang saya heran, kenapa kamu tetap semangat kuliah, sedangkan teman saya malah malas dan tidak serius kuliahnya.”“Yah nggak tahu yah, saya juga dulu sempat seperti itu. Tapi sekarang sudah tidak lagi.” jelas Jaka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Apa sich resepnya?”“Pertama saya merelakan diri masuk jurusan ini. Mungkin ini yang terbaik menurut Allah. Jadi saya terima saja.”“Terus?” kata Budi bersemangat“Yang kedua, saya mencari cara menggabungkan ilmu yang saya miliki di jurusan ini, dengan hobi saya. Ternyata saya menjadi enjoy saja. Memang, saya terlanjur memilih jurusan ini, kata orang, nasi sudah jadi bubur. Tetapi kalau saya, nasi sudah menjadi bubur ayam spesial yang enak dan lebih mahal harganya ketimbang nasi.” “Oh gitu….”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;“Yah, kalau kita menyesali tidak ada manfaatnya. Kalau kita berusaha mengubah bubur jadi nasi, itu tidak mungkin. Satu-satunya cara ialah membuat bubur tersebut menjadi lebih nikmat, saya tambahkan ayam, ampela, telor, dan bumbu. Rasanya enak dan lebih mahal” jelas Jaka sambil tersenyum lebar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagaimana dengan Anda?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-4035755242144463856?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/4035755242144463856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=4035755242144463856' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/4035755242144463856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/4035755242144463856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/07/nasi-sudah-menjadi-bubur.html' title='Nasi sudah menjadi Bubur'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SI6UVB2htvI/AAAAAAAAAG0/c63hbmPYR1Q/s72-c/tambah+ajaa.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-737679930206319176</id><published>2008-07-08T16:17:00.006+07:00</published><updated>2008-07-08T16:32:25.858+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesempatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berpikir sederhana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tawaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idealisme'/><title type='text'>Berpikir Sederhana</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMyCM35RBI/AAAAAAAAAGE/MmOXG1ZBmxU/s1600-h/pemanah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220571406449329170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMyCM35RBI/AAAAAAAAAGE/MmOXG1ZBmxU/s200/pemanah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000066;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;eorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya, dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penjerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh, tetapi ternyata, ah..... kijang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur. Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, "Rusa......!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMy8InYU2I/AAAAAAAAAGM/kjmWCRZi9ik/s1600-h/bohlam.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220572401738732386" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="67" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMy8InYU2I/AAAAAAAAAGM/kjmWCRZi9ik/s200/bohlam.jpg" width="72" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tidak jarang orang-orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Demikian juga dengan seseorang yang bergumul dengan pasangan hidup yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, akhirnya harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMzrSlXgAI/AAAAAAAAAGU/AVVtluX2MeI/s1600-h/einstein.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220573211868495874" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="127" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMzrSlXgAI/AAAAAAAAAGU/AVVtluX2MeI/s200/einstein.jpg" width="90" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Berpikir sederhana, bukan berarti tanpa pertimbangan logika yang sehat. Kita tentunya perlu mempunyai harapan dan idealisme supaya tidak asal tabrak. Tetapi hendaknya kita ingat bahwa seringkali Tuhan mengajar manusia dengan perkara-perkara kecil terlebih dahulu sebelum mempercayakan perkara besar, dan lagipula tidak ada sesuatu di dunia yang perfect yang memenuhi semua idealisme kita.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Berpikirlah sederhana!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-737679930206319176?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/737679930206319176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=737679930206319176' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/737679930206319176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/737679930206319176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/07/berpikir-sederhana.html' title='Berpikir Sederhana'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMyCM35RBI/AAAAAAAAAGE/MmOXG1ZBmxU/s72-c/pemanah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-6723214436090070279</id><published>2008-07-08T12:02:00.007+07:00</published><updated>2008-07-08T16:21:57.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penantian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menunggu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasih'/><title type='text'>Apakah Cinta itu?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2yFdPFSI/AAAAAAAAAF0/OODmwWWwisc/s1600-h/lope.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220506258394518818" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2yFdPFSI/AAAAAAAAAF0/OODmwWWwisc/s200/lope.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;mereka yang mencintai, menyebutnya takdir. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Kadang Tuhan, yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Alasan Yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2lkjSK0I/AAAAAAAAAFs/bpDcesW_3U4/s1600-h/cinta+kunci.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220506043403086658" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2lkjSK0I/AAAAAAAAAFs/bpDcesW_3U4/s200/cinta+kunci.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengapa menunggu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;ika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2Zn1xauI/AAAAAAAAAFk/DcmJy-L-7Mo/s1600-h/merah+cinta.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220505838127508194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2Zn1xauI/AAAAAAAAAFk/DcmJy-L-7Mo/s200/merah+cinta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;penantian kita tidaklah sia-sia.&lt;br /&gt;Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;- iman, keberanian, dan pengharapan - &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMvHkHCVzI/AAAAAAAAAF8/uiyhA7ayhQo/s1600-h/luv.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220568200051316530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="95" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHMvHkHCVzI/AAAAAAAAAF8/uiyhA7ayhQo/s200/luv.jpg" width="95" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada akhirnya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu,karena alasan yang penting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-6723214436090070279?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/6723214436090070279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=6723214436090070279' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6723214436090070279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6723214436090070279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/07/apakah-cinta-itu.html' title='Apakah Cinta itu?'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SHL2yFdPFSI/AAAAAAAAAF0/OODmwWWwisc/s72-c/lope.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2151051184212305259</id><published>2008-07-08T11:44:00.002+07:00</published><updated>2008-07-09T13:10:19.209+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='purpose driven life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='paulus winarto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rick warren'/><title type='text'>Orang Hebat</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#993300;"&gt;"Orang yang hebat adalah orang yang bisa berprestasi dalam bidang pekerjaan yang tidak disukainya," ujar seorang teman yang kebetulan memegang posisi sebagai senior general manager di sebuah perusahaan besar di negeri ini. Semula saya sempat terdiam dan memikirkan secara serius apa yang dikatakan sang teman ini. Dalam hati saya berkata, "Memang benar pernyataan tersebut namun rasanya sangat sulit bagi seseorang untuk bisa memberikan yang terbaik, apalagi menggapai prestasi maksimal, pada sebuah pekerjaan yang tidak disukainya? Bukankah manusia cenderung tidak betah ketika melakukan sesuatu yang pada dasarnya tidak disukainya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#993300;"&gt;Mengenai cara menemukan talenta, saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Rick Warren (penulis buku Purpose Driven Life) bahwa kita harus menanyakannya kepada Sang Pencipta. Ini sangat wajar karena sebagai Sang Pencipta, Dialah yang paling mengetahui dalam bidang apa kita harus berkarya di muka bumi ini. Hal ini sama persis dengan seorang pencipta sebuah alat yang mengetahui secara persis bagaimana cara menggunakan atau mengoperasikan alat tersebut sehingga alat tersebut memiliki kinerja yang maksimal. Untuk itu, kita harus tekun berdoa dan bertanya kepada Tuhan mengenai kehendak-Nya bagi hidup kita. Saya sendiri menemukannya lewat jalan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#993300;"&gt;Memang, selain itu ada sejumlah cara, metode atau alat bantu yang bisa digunakan untuk menemukan talenta kita. Teman-teman yang berprofesi sebagai psikolog dapat sangat membantu dalam hal ini meski tidak selalu akurat. Mentor saya yang juga guru kepemimpinan Kristen, Dr. John C. Maxwell pernah mengajarkan saya sebuah pendekatan untuk menemukan talenta seseorang. Maxwell yang juga seorang pendeta itu menyarankan agar kita mencari bidang pekerjaan yang membuat kita bergairah (passion) atau bidang yang kita ahli (strength).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#993300;"&gt;Kini saya tahu bahwa talenta saya sebagai penulis buku pengembangan diri, pembicara seminar dan trainer (kerap orang menjuluki saya sebagai motivator) sangat erat kaitannya dengan panggilan hidup saya untuk menjadi berkat bagi hidup orang lain. Saya tahu Tuhan memanggil saya dan memperlengkapi saya agar saya bisa membantu orang lain bertumbuh menjadi insan yang lebih baik sebagaimana Ia sendiri telah menuntun saya dengan penuh kesabaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#993300;"&gt;Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu... - Nasihat Paulus kepada muridnya, Timotius. Bercermin dari hal di atas, saya kerap mengatakan, keluarkan orang dari zona nyaman (comfort zone) namun tidak dari zona talentanya (talent zone). Misalnya, sebagai penulis, saya harus terus berusaha agar semakin baik dalam menulis karena itulah talent zone saya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#993300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:85%;color:#666666;"&gt;Sumber: Paulus Winarto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:85%;color:#666666;"&gt;Paulus Winartoadalah pemegang 2 Rekor Indonesia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni sebagai pembicara seminar yang pertama kali berbicara dalam seminar di angkasa dan penulis buku yang pertama kali bukunya diluncurkan di angkasa. Sejumlah bukunya masuk dalam kategori best seller (al: First Step to be An Entrepreneur, Reach Your Maximum Potential dan Melangkah Maju di Masa Sulit). &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2151051184212305259?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2151051184212305259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2151051184212305259' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2151051184212305259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2151051184212305259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/07/orang-hebat.html' title='Orang Hebat'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-8482821354616324912</id><published>2008-07-03T16:12:00.006+07:00</published><updated>2008-07-03T16:29:39.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutur kata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata-kata baik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sakit hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dendam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='marah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata-kata kasar'/><title type='text'>Kata-Kata Kasar..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. "Oh, maafkan saya" adalah reaksi saya. Ia berkata, "Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda." Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. &lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGyZ-lWtZxI/AAAAAAAAAFE/Bii03RukNOA/s1600-h/angry-man.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218715368673863442" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGyZ-lWtZxI/AAAAAAAAAFE/Bii03RukNOA/s200/angry-man.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal. Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#996633;"&gt;Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. "Minggir," kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya. Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku, "Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu." "Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu." Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes. Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, "Bangun, nak, bangun," kataku. "Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?" Ia tersenyum, " Aku menemukannya jatuh dari pohon. " "Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330099;"&gt;Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru." Aku berkata, "Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi." Si kecilku berkata, "Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu. " Aku pun membalas, "Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru." Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#6600cc;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGyaTf2k13I/AAAAAAAAAFM/SfmERytvBVw/s1600-h/!cid_015201c72019$07a7b0d0$e506a8c0@ferronckr.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218715727974160242" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGyaTf2k13I/AAAAAAAAAFM/SfmERytvBVw/s200/!cid_015201c72019%2407a7b0d0%24e506a8c0%40ferronckr.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka. Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan? Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas? Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA? Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;FAMILY = ( F )ather ( A )nd ( M )other, ( I ), ( L )ove, ( Y )ou.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#999999;"&gt;-diambil email temen (Dimas)-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#999999;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-8482821354616324912?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/8482821354616324912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=8482821354616324912' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8482821354616324912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/8482821354616324912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/07/kata-kata-kasar.html' title='Kata-Kata Kasar..'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGyZ-lWtZxI/AAAAAAAAAFE/Bii03RukNOA/s72-c/angry-man.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-1713493070172886037</id><published>2008-06-27T07:34:00.006+07:00</published><updated>2008-06-27T07:47:08.542+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positive thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pola pikir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemikiran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berpikir positif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap hidup'/><title type='text'>Sikap Hidupmu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330099;"&gt;Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330099;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ20xP6CjI/AAAAAAAAAEs/a3slK0WFZ4U/s1600-h/bohlam.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216354548603030066" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ20xP6CjI/AAAAAAAAAEs/a3slK0WFZ4U/s200/bohlam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai. Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff0000;"&gt;Bagaimana kamu dapat melakukannya? " Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di &lt;a href="http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ3WYpf5ZI/AAAAAAAAAE0/wkMJXWuXFvc/s1600-h/arah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216355126115034514" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ3WYpf5ZI/AAAAAAAAAE0/wkMJXWuXFvc/s200/arah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#663333;"&gt;Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#663333;"&gt;Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#006600;"&gt;Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? " Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan. "Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#993300;"&gt;"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan." "Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'." Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.&lt;/span&gt; &lt;a href="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ3qGQyXrI/AAAAAAAAAE8/2dyGNyzoals/s1600-h/satu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216355464776933042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ3qGQyXrI/AAAAAAAAAE8/2dyGNyzoals/s200/satu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;color:#999900;"&gt;--dari email seorang Teman (StefaNi)--&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-1713493070172886037?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/1713493070172886037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=1713493070172886037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1713493070172886037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/1713493070172886037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/06/sikap-hidupmu.html' title='Sikap Hidupmu'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SGQ20xP6CjI/AAAAAAAAAEs/a3slK0WFZ4U/s72-c/bohlam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-6529663655660683710</id><published>2008-06-19T08:27:00.010+07:00</published><updated>2008-06-26T09:00:57.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='relasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelayanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sarana ibadah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='network'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='enterpreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wirausaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jaringan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hubungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepemimpinan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='minat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengembangan diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potensi diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna pekerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengalaman kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='relationship'/><title type='text'>Makna Pekerjaan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnpBZw0KII/AAAAAAAAAB8/9ddEQVgXchc/s1600-h/duitt.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213454253962832002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnpBZw0KII/AAAAAAAAAB8/9ddEQVgXchc/s200/duitt.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pertama,&lt;/span&gt; pekerjaan sebagai sarana untuk mencari nafkah. Tampaknya inilah makna pekerjaan yang paling dasar dan ada dalam diri setiap pencari kerja. Minimal, didorong oleh keinginan agar tidak menjadi beban bagi orang lain, seseorang akan berusaha menemukan pekerjaan yang bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.&lt;br /&gt;Cara pandang seperti ini tidaklah salah. Namun jika seseorang hanya memandang pekerjaan sebagai sarana untuk mencari nafkah maka ia akan cepat merasa bosan dan melihat pekerjaannya sebagai sebuah beban. Sangat sulit baginya menemukan kesenangan dalam bekerja. Bagaimana mengatasi hal ini? Cobalah memandang pekerjaan dari sisi lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnpOsYurMI/AAAAAAAAACE/6V30qTjGJCg/s1600-h/nabrak.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213454482300382402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnpOsYurMI/AAAAAAAAACE/6V30qTjGJCg/s200/nabrak.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kedua,&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#330099;"&gt;pekerjaan sebagai sarana untuk mengekspresikan potensi diri. Seorang pemuda yang sejak kecil hobi bermain komputer pernah ditanya mengapa ia memilih pekerjaan di bidang information technology (IT)? Sambil tersenyum, ia menjawab, "Saya menyukai pekerjaan ini dan melalui pekerjaan ini saya menemukan siapa diri saja!" Wow, sebuah jawaban yang luar biasa!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn41nGzveI/AAAAAAAAAC0/30fcLWX7esw/s1600-h/queenmint_smilies002.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213471643572354530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn41nGzveI/AAAAAAAAAC0/30fcLWX7esw/s200/queenmint_smilies002.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketiga,&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#336666;"&gt;pekerjaan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri. Seorang mahasiswa sejak kuliah sangat aktif menulis untuk media kampus. Suatu ketika, saat musim liburan semester, ia mendapat kesempatan untuk magang di sebuah majalah berita mingguan terkemuka di negeri ini. Kesempatan magang tersebut tidak disia-siakan. Ia memanfaatkannya semaksimal mungkin dengan belajar dari wartawan-wartawan senior di kantornya. Ia juga tidak segan-segan meminta masukan atas tulisan yang dibuatnya. Terkadang memang timbul rasa kecil hati manakala begitu banyak kritikan ia terima. Namun ia bersikap terbuka dan belajar untuk terus memperbaiki diri.&lt;br /&gt;Seusai masa magang ia kemudian memperoleh pekerjaan di majalah yang sama. Tekadnya untuk terus mengembangkan diri membuatnya mengambil kursus jurnalistik tingkat lanjut dengan biaya sendiri. Ia juga membeli puluhan buku jurnalistik, membacanya dan mendiskusikannya dengan mereka yang dianggap ahli di bidang tersebut. Tahun berganti tahun dan kini kualitas tulisannya telah meningkat jauh. Ia juga telah berhasil menulis sejumlah buku yang masuk kategori best seller. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnrcrNw3kI/AAAAAAAAACM/c0s7GISNT9Y/s1600-h/!cid_008d01c7020f$52c9a460$e506a8c0@ferronckr.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213456921527377474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnrcrNw3kI/AAAAAAAAACM/c0s7GISNT9Y/s200/!cid_008d01c7020f%2452c9a460%24e506a8c0%40ferronckr.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keempat,&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;pekerjaan sebagai sarana untuk belajar hal-hal baru. Ada mitos yang mengatakan kalau bagian keuangan di sebuah perusahaan selalu berbenturan dengan bagian pemasaran. Namun hal itu tampaknya tidak berlaku bagi Linda. Meski dikenal sebagai seorang staf keuangan, Linda dikenal juga memiliki pengetahuan yang amat baik dalam bidang pemasaran, penjualan dan sebagainya. Mengapa? Ia termasuk orang yang gaul. Ia berteman dengan staf dari bagian lain di perusahaannya dan makin menyadari kalau kesuksesan perusahaan ditentukan oleh kontribusi semua bagian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnr8ozZwbI/AAAAAAAAACU/pEtlvMvleNo/s1600-h/bunfamily.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213457470635753906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnr8ozZwbI/AAAAAAAAACU/pEtlvMvleNo/s200/bunfamily.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kelima,&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt; pekerjaan sebagai sarana untuk memperluas jaringan. Linda dalam contoh sebelumnya adalah tipe karyawan yang unggul dalam membina hubungan baik. Ia juga berhubungan dengan staf keuangan dari perusahaan lainnya yang berada di gedung yang sama. Ia juga aktif dalam asosiasi sesuai dengan profesinya dan mengikuti sejumlah mailing list yang berhubungan dengan pekerjaannya. Tidak heran jika Linda termasuk orang yang sangat mudah untuk mendapatkan berbagai informasi penting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn4bqHmV5I/AAAAAAAAACs/ovGziyVinog/s1600-h/CAEV49MZ.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213471197704378258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn4bqHmV5I/AAAAAAAAACs/ovGziyVinog/s200/CAEV49MZ.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keenam,&lt;/span&gt; pekerjaan sebagai sarana untuk melayani orang lain. Alan Loy McGinnis benar ketika mengatakan tidak ada pekerjaan yang lebih mulia di dunia ini ketimbang membantu orang lain -membantu seseorang meraih kesuksesan (there is no more noble occupation in the world than to assist another human being -to help someone succeed). Betapa berartinya hidup ini jika kita menyadari apa yang kita lakukan membawa manfaat bagi sesama, minimal bagi rekan kerja kita, perusahaan kita dan bagi customer yang menggunakan produk atau jasa kita. Betapa bahagianya kita jika kita sungguh mengetahui produk atau jasa kita dapat membantu meningkatkan kualitas hidup orang lain atau membantu mereka memecahkan masalah mereka. Sayangnya, masih banyak orang yang cenderung mengutamakan profit atau upah di atas segalanya. Padahal jika kita mau memberikan yang terbaik, semuanya itu akan datang dengan sendirinya. Apa yang kita tabur akan kita tuai! &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn4GhssX6I/AAAAAAAAACk/3gE9_Cu7vbs/s1600-h/!cid_000a01c714eb$709743a0$f906a8c0@ferronckr.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213470834666790818" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn4GhssX6I/AAAAAAAAACk/3gE9_Cu7vbs/s200/!cid_000a01c714eb%24709743a0%24f906a8c0%40ferronckr.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketujuh&lt;/span&gt;,&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt; &lt;span style="color:#993300;"&gt;pekerjaan sebagai sarana untuk mempersiapkan diri menjadi wirausaha (entrepreneur). Ketika memberikan pelatihan kepada 110 karyawan terbaik sebuah bank terkemuka di negeri ini, beberapa di antara mereka menyatakan kekecewaannya karena sudah lama bekerja namun tidak juga naik jabatan. "Saya sudah bekerja lebih dari 15 tahun. Teman-teman seangkatan saya sudah pada jadi kepala cabang, tinggal saya," begitu kata mereka. Saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan namun saya juga mengingatkan mereka untuk tidak kecil hati. Saya ingat nasihat seorang pengusaha sukses mengenai kapan waktu yang paling tepat bagi seorang karyawan untuk terjun berwirausaha. "Salah satunya adalah ketika Anda bisa mengurus diri Anda sendiri tanpa disuruh-suruh orang lain. Sebab sebagai pengusaha, Anda harus mampu mengatur diri Anda sendiri dengan baik karena Andalah pemimpinnya," katanya. Sebuah nasihat yang sangat berharga!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn37P8c1WI/AAAAAAAAACc/xmEOo05lrNs/s1600-h/!cid_01cf01c7201e$92251540$e506a8c0@ferronckr.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213470640922482018" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFn37P8c1WI/AAAAAAAAACc/xmEOo05lrNs/s200/!cid_01cf01c7201e%2492251540%24e506a8c0%40ferronckr.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kedelapan,&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#006600;"&gt;pekerjaan sebagai sarana ibadah. Saya ingin agar nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup dan karya saya. Hasrat terbesar saya adalah agar pada suatu hari saya bisa mendengar-Nya berkata : "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu." Itulah saat yang sangat saya rindukan, ujar seorang sahabat. Bagaimana menurut Anda? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:85%;color:#9999ff;"&gt;sumber: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.jawaban.com/"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:85%;color:#9999ff;"&gt;www.jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-6529663655660683710?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/6529663655660683710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=6529663655660683710' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6529663655660683710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/6529663655660683710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/06/makna-pekerjaan.html' title='Makna Pekerjaan'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFnpBZw0KII/AAAAAAAAAB8/9ddEQVgXchc/s72-c/duitt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-161934711660625381</id><published>2008-06-16T08:29:00.003+07:00</published><updated>2008-06-16T08:39:34.613+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penabur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='benih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='get succes'/><title type='text'>menabur benih sukses..</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFXD9CnuVWI/AAAAAAAAAA4/lRgsRFMq2Gk/s1600-h/1.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212287597194138978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFXD9CnuVWI/AAAAAAAAAA4/lRgsRFMq2Gk/s200/1.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Alkisah, ada seorang penabur benih yang pergi membawa sekarung benih. Sepanjang perjalanannya, sebagian benih jatuh di pinggir jalan, setelah beberapa waktu, datanglah seekor burung dan memakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Sebagian lagi jatuh di tanah yang berbatu, yang tidak banyak tanahnya, dan benih itu pun segera tumbuh, tetapi tidak dapat bertahan lama karena tanahnya tipis, maka akarnya pendek, segeralah ia menjadi kering dan layu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Sebagian lagi jatuh di semak berduri, lalu seiring dengan pertumbuhan benih tersebut, ia terhimpit oleh semak belukar, sehingga ia tidak berbuah.Dan sebagian lainnya jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan subur dan banyak buahnya, dan menghasilkan banyak sekali panenan..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Benih hidup kita, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Hidup manusia pun bisa dianalogikan seperti benih di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff6600;"&gt;Seperti benih pertama, beberapa orang hidup tanpa berhasil mengaktualisasi potensi diri mereka atau bahkan tidak berhasil menemukannya. Mereka sama sekali tidak menghasilkan apa-apa dalam hidupnya, bahkan sampai mereka meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#996633;"&gt;Beberapa seperti benih kedua, yang mampu berkembang dengan cepat dan pesat, namun sesungguhnya akarnya (hidupnya) sangat rapuh dan kering. Orang-orang sepertinya adalah orang yang tidak henti-hentinya bekerja secara terus menerus, tanpa mempedulikan kualitas kesehatan fisik, mental, ataupun sosial. Mereka memiliki kualitas hidup yang kurang baik, mungkin sakit-sakitan, memiliki tingkat kebahagiaan yang rendah, ataupun terdapat ketidakharmonisan di keluarganya. Secara sekilas, mereka terlihat memiliki segalanya, tetapi sesungguhnya kehidupan mereka kering.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000099;"&gt;Beberapa seperti benih ketiga, walaupun mereka punya akar kuat dan mampu tumbuh tinggi, tetapi mereka tidak berbuah. Orang-orang seperti ini hanya hidup untuk dirinya sendiri, dan sesungguhnya mereka tidak memberikan 'nilai' yang berarti bagi orang-orang di sekitar mereka. Mereka hanya hidup untuk ambisi pribadi sendiri, tanpa memperdulikan orang lain.Mereka sama sekali tidak menghasilkan buah yang bisa diberikan untuk orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#999900;"&gt;Dan tentunya, sedikit orang seperti benih keempat, di mana mereka berhasil mempunyai tanah yang subur dengan mineral yang cukup, di mana akhirnya potensi dari benih tersebut bisa sampai maksimal dan juga menghasilkan buah bagi orang lain.Merekalah yang bisa menjaga keseimbangan di antara seluruh aspek hidup mereka, karena selain berbuah dengan baik, juga memiliki akar yang kuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Benih yang manakah kita? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Manakah benih yang paling menggambarkan hidup kita? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Apakah hidup kita seperti benih yang pertama, yang hidup dengan sia-sia tanpa menghasilkan apa pun?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Ataukah seperti benih kedua, yang dibutakan oleh harta semata tanpa mempedulikan kebahagiaan dan kesehatan kita? Dan akhirnya kita akan merasa hidup kita sia-sia dan kering?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3366ff;"&gt;Ataukah seperti benih ketiga, yang hanya egois memperhatikan diri sendiri, tetapi tidak memberikan kontribusi (nilai) apa pun bagi sesama kita?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Berbeda dengan benih, kita mempunyai kekuatan dan daya untuk menentukan hendak berada di tanah yang manakah kita berada. Jika pun kita telah berada di tanah yang salah, kita masih mempunyai kemampuan untuk berpindah.Tidak seperti benih yang hanya bisa pasrah, kita masih mempunyai kaki, pikiran, dan hati untuk meninggalkan tanah yang lama dan menuju tanah subur impian benih tersebut.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#006600;"&gt;Jika kita merasa belum berada di tanah subur kita, maka jangan buang waktu lagi, carilah tanah tersebut.Tanamkanlah akar dengan kuat, tumbuhkanlah batang pohon kita dengan tinggi, dan yang paling penting: hasilkanlah buah yang manis untuk orang lain. Karena hanya dengan demikianlah, benih (orang) tersebut telah mengeluarkan potensi maksimal dalam dirinya.Benih yang berhasil menanamkan akar yang kuat, dan telah menumbuhkan batang yang menjulang tinggi, tapi tidak menghasilkan buah apapun, sama saja dengan tidak berguna. Ia akan ditebang dan dibuang, dan akan digantikan dengan pohon yang lain..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;"Try not to become a man of success, but rather a man of value." ~ Albert Einstein ~&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-161934711660625381?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/161934711660625381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=161934711660625381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/161934711660625381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/161934711660625381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/06/menabur-benih-sukses.html' title='menabur benih sukses..'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFXD9CnuVWI/AAAAAAAAAA4/lRgsRFMq2Gk/s72-c/1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-5237052064258542690</id><published>2008-06-13T08:19:00.003+07:00</published><updated>2008-06-20T08:47:17.232+07:00</updated><title type='text'>AYAHKU TUKANG BATU</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFHOc5JLoWI/AAAAAAAAAAw/fOlX5LNqnls/s1600-h/tozz.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211173239615365474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFHOc5JLoWI/AAAAAAAAAAw/fOlX5LNqnls/s200/tozz.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Alkisah, sebuah keluarga sederhana memiliki seorang putri yang menginjak remaja. Sang ayah bekerja sebagai tukang batu di sebuah perusahaan kontraktor besar di kota itu. Sayang, sang putri merasa malu dengan ayahnya. Jika ada yang bertanya tentang pekerjaan ayahnya, dia selalu menghindar dengan memberi jawaban yang tidak jujur. "Oh, ayahku bekerja sebagai petinggi di perusahaan kontraktor," katanya, tanpa pernah menjawab bekerja sebagai apa.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#666600;"&gt;Si putri lebih senang menyembunyikan keadaan yang sebenarnya. Ia sering berpura-pura menjadi anak dari seorang ayah yang bukan bekerja sebagai tukang batu. Melihat dan mendengar ulah anak semata wayangnya, sang ayah bersedih. Perkataan dan perbuatan anaknya yang tidak jujur dan mengingkari keadaan yang sebenarnya telah melukai hatinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Hubungan di antara mereka jadi tidak harmonis. Si putri lebih banyak menghindar jika bertemu dengan ayahnya. Ia lebih memilih mengurung diri di kamarnya yang kecil dan sibuk menyesali keadaan. "Sungguh Tuhan tidak adil kepadaku, memberiku ayah seorang tukang batu," keluhnya dalam hati.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Melihat kelakuan putrinya, sang ayah memutuskan untuk melakukan sesuatu. Maka, suatu hari, si ayah mengajak putrinya berjalan berdua ke sebuah taman, tak jauh dari rumah mereka. Dengan setengah terpaksa, si putri mengikuti kehendak ayahnya. Setelah sampai di taman, dengan raut penuh senyuman, si ayah berkata, "Anakku, ayah selama ini menghidupi dan membiayai sekolahmu dengan bekerja sebagai tukang batu.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000066;"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Walaupun hanya sebagai tukang batu, tetapi ayah adalah tukang batu yang baik, jujur, disiplin, dan jarang melakukan kesalahan. Ayah ingin menunjukkan sesuatu kepadamu, lihatlah gedung bersejarah yang ada di sana. Gedung itu bisa berdiri dengan megah dan indah karena ayah salah satu orang yang ikut membangun. Memang, nama ayah tidak tercatat di sana, tetapi keringat ayah ada di sana. Juga, berbagai bangunan indah lain di kota ini di mana ayah menjadi bagian tak terpisahkan dari gedung-gedung tersebut.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Ayah bangga dan bersyukur bisa bekerja dengan baik hingga hari ini." Mendengar penuturan sang ayah, si putri terpana. Ia terdiam tak bisa berkata apa-apa. Sang ayah pun melanjutkan penuturannya, "Anakku, ayah juga ingin engkau merasakan kebanggaan yang sama dengan ayahmu. Sebab, tak peduli apa pun pekerjaan yang kita kerjakan, bila disertai dengan kejujuran, perasaan cinta dan tahu untuk apa itu semua, maka sepantasnya kita mensyukuri nikmat itu." Setelah mendengar semua penuturan sang ayah, si putri segera memeluk ayahnya. Sambil terisak, ia berkata, "Maafkan putri, Yah. Putri salah selama ini. Walaupun tukang batu, tetapi ternyata Ayah adalah seorang pekerja yang hebat. Putri bangga pada Ayah." Mereka pun berpelukan dalam suasana penuh keharuan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#993300;"&gt;Pembaca yang budiman, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#993300;"&gt;Begitu banyak orang yang tidak bisa menerima keadaan dirinya sendiri apa adanya. Entah itu masalah pekerjaaan, gelar, materi, kedudukan, dan lain sebagainya. Mereka merasa malu dan rendah diri atas apa yang ada, sehingga selalu berusaha menutupi dengan identitas dan keadaan yang dipalsukan. Tetapi, justru karena itulah, bukan kebahagiaan yang dinikmati. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Namun, setiap hari mereka hidup dalam keadaan was was, demi menutupi semua kepalsuan. Tentu, pola hidup seperti itu sangat melelahkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Maka, daripada hidup dalam kebahagiaaan yang semu, jauh lebih baik seperti tukang batu dalam kisah di atas. Walaupun hidup pas-pasan, ia memiliki kehormatan dan integritas sebagai manusia. Sungguh, bisa menerima apa adanya kita hari ini adalah kebijaksanaan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dan, mau berusaha memulai dari apa adanya kita hari ini dengan kejujuran dan kerja keras adalah keberanian! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#996633;"&gt;Salam Sukses Luar Biasa!!!! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#996633;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#996633;"&gt;by : Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-5237052064258542690?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/5237052064258542690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=5237052064258542690' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5237052064258542690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/5237052064258542690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/06/ayahku-tukang-batu.html' title='AYAHKU TUKANG BATU'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFHOc5JLoWI/AAAAAAAAAAw/fOlX5LNqnls/s72-c/tozz.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6210630622401399101.post-2889459271251623298</id><published>2008-06-12T15:29:00.000+07:00</published><updated>2008-06-12T15:42:09.856+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='open the day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refreshing'/><title type='text'>Memulai pagi..</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhFmt1V_I/AAAAAAAAAAQ/OapzBN0U01A/s1600-h/pagee.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210912255276046322" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhFmt1V_I/AAAAAAAAAAQ/OapzBN0U01A/s200/pagee.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="lw_1212543700_0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="lw_1212543700_1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Alangkah indahnya jika setiap kali akan beraktivitas di pagi hari bisa diawali dengan senang dan riang. Tapi jangankan senang, melihat kemacetan lalu lintas dan bayangan akan deadline sudah membuat Anda malas menyongsong hari esok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Apakah Anda tahu, cara Anda mengawali hari dapat mempengaruhi seluruh hari Anda? Jika Anda merasa jenuh dan ingin sesekali berangkat ke kantor sambil bersenandung riang, mungkin cara berikut bisa membantu Anda!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Mendengarkan Musik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Terapi musik sudah dikenal dapat mengurangi stress dan berefek positif pada kesehatan. Tidak perlu seorang ahli untuk bisa mendapatkan terapi musik ini. Cukup dengarkan musik favorit dari mp3 player atau ipod. Musik akan memberikan energi positif danketenangan psikologis. Musik juga bisa mendukung gaya hidup sehat. Misalnya saja musik tenang mendorong Anda untuk melakukan meditasi, yoga. Atau musik yang sedikit nge-beat menstimulasi Anda untuk berolahraga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Mandi Air Hangat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mandi dengan air panas membuat otot-otot relaks, dan Anda bisa melakukan sedikit gerakan streching agar tubuh tidak kaku. Streching dapat melemaskan otot-otot yang tegang dan memungkinkan Anda untuk memulai hari lebih relaks dan tenang. Tentu saja, jika merasa tenang, Anda sanggup mengatasi masalah yang datang hari ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Sarapan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;Sarapan adalah the most important meal of the day.Sarapan yang sehat dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan memberikan Anda kekuatan untuk menghadapi hari secara fisik dan mental. Tanpa sarapan, Anda akan lemas dan kurang bisa berkonsentrasi. Jadi, pastikan sarapan Anda terdiri dari protein dan buah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Menulis Jurnal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Menulis jurnal atau blog memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan manajemen stress. Menuliskan peristiwa yang Anda alami setiap hari dapat meningkatkan kualitas diri karena membantu Anda lebih fokus, mengolah emosi dan membantu Anda untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Teh Hijau&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Minum secangkir teh hangat terutama teh hijau yang kaya kandungan antioksidan, akan membuat Anda merasa lebih segar. Hal ini disebabkan karena antioksidan merawat sel tubuhsehingga selalu sehat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Jalan-jalan Pagi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Aktivitas jalan pagi memiliki banyak manfaat. Selain membuat tubuh tetap bugar, jalan-jalan pagi membuat Anda siap untuk menghadapi hari, tidur lebih nyenyak, dan sekaligus membantu menurunkan tingkat stress Anda. Jika Anda merasa berat untuk jalan-jalan pagi sendirian, ajak pasangan Anda atau binatang piaraan Anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6210630622401399101-2889459271251623298?l=lau-tze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lau-tze.blogspot.com/feeds/2889459271251623298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6210630622401399101&amp;postID=2889459271251623298' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2889459271251623298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6210630622401399101/posts/default/2889459271251623298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lau-tze.blogspot.com/2008/06/memulai-pagi.html' title='Memulai pagi..'/><author><name>Lau-Tze</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11823710381500482194</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhvGt1WBI/AAAAAAAAAAc/RTwRy7j1RT4/S220/DSC00958.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_7BgHXrs77Hw/SFDhFmt1V_I/AAAAAAAAAAQ/OapzBN0U01A/s72-c/pagee.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
